Kecelakaan Maut Avanza di Tol Tebingtinggi, Guru-Murid Tewas Mengenaskan, Lihat

Senin, 01 November 2021 – 19:33 WIB
Mobil Toyota Avanza BK 1605 NKW mengalami kecelakaan di ruas Tol Tebingtinggi, Dusun II, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumut, Sabtu (30/10/2021) siang.

jpnn.com, MEDAN - Seorang guru dan murid tewas mengenaskan setelah mobil yang mereka tumpangi mengalami pecah ban dan terguling ke luar ruas tol Tebingtinggi, Sumut.

Kecelakaan maut mobil Toyota Avanza BK 1605 NKW tersebut persisnya terjadi di Dusun II, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sabtu (30/10/2021) siang.

BACA JUGA: Duel Maut di SPBU, Kapolres AKBP Nur Khamid Ungkap Kronologinya, Oh Ternyata

Kasat Lantas Polres Sergai AKP Agung Basuni mengatakan, mobil tersebut ditumpangi guru dan murid SMK Taruna Tekno Nusantara Medan. Rombongan melaju dari arah Tebingtinggi menuju Kota Medan.

Dari hasil penyelidikan, kecelakaan bermula saat mobil melaju dengan kecepatan sedang di Tol Tebingtinggi sekitar pukul 14.20 WIB. Tiba-tiba, ban pecah, sehingga membuat kendaraan oleng, lalu menabrak pembatas jalan.

BACA JUGA: Sekelompok Anggota Ormas Berteriak Hajar! Serang! Anggota FKPPI Itu pun Tewas Bersimbah-darah

Setelah mobil menghantam pembatas jalan, kendaraan berwarna silver itu terguling ke sisi jalan.

Sopir bernama Kurniawan, 45, yang merupakan seorang guru warga Huta V Wonorejo, Kecamatan Pematang Bandar, Simalungun.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut Vega R vs Jupiter Z, Ariansyah Tewas di Tempat, Kondisi Mengenaskan

“Korban Kurniawan meninggal dunia,” kata Agung.

Korban mengalami luka lebam pada kepala, patah kaki kiri, leher patah. Sementara itu, korban lainnya yang juga meninggal dunia adalah Putri Sani Siallagan, 15.

Putri yang berstatus pelajar ini tinggal di Tanah Jawa, Simalungun, sempat dibawa ke RSU Sultan Sulaiman di Sei Rampah. Pascakejadian, mobil dibawa ke Unit Laka Pos Sei Sijenggi guna penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, adapun korban selamat yang mengalami luka-luka di antaranya seorang guru bernama Suri Sri Rama, 22.

BACA JUGA: Janda Cantik Ini Pilih Berbuat Nekat di Kamar saat Subuh, Tak Disangka, Ini Penyebabnya

Kemudian lima orang pelajar bernama Pika Nabila, 17, Putri Leoni, 17, Tickos Elia Siahaan, 17, Aikel Anugrah Bangun, 17, dan
Danu Pramuda Rebowo, 17.(bbs/ras/posmetromedan)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler