Keinginan Gus Irawan di Dapil III tak Terwujud

Senin, 29 April 2013 – 07:54 WIB
JAKARTA - Mantan Calon Gubernur Sumut, Gus Irawan Pasaribu, sebenarnya ingin ditempatkan sebagai caleg DPR RI dari Partai Gerindra di daerah pemilihan (dapil) Sumut III.

Dapil Sumut III meliputi Asahan, Kota Tanjung Balai, Pematang Siantar, Simalungun, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Binjai, Langkat, dan Batubara.

Namun, akhirnya, mantan Dirut Bank Sumut itu masuk di dapil II, berada di nomor urut 1.  Dapil Sumut II meliputi Labuhan Batu, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba Samosir, Padang Lawas Utara, dan Padang Lawas.

"Entah bercanda atau serius, beliau (Gus Irawan, red) bilang begini ke saya, "saya pengen di dapil III, tapi sudah ada Abang di sana". Tapi entah serius atau bercanda. Ha..ha..ha," cerita politisi senior Partai Gerindra, Martin Hutabarat, saat JPNN bertanya mengapa Gus Irawan ditempatkan di dapil Sumut II, kemarin (28/4).

Martin sendiri memang ditempatkan di dapil Sumut III, nomor urut 1. Nah, mengapa keinginan Gus tidak dituruti untuk ditempatkan di dapil III? Vokalis Komisi III DPR itu menjelaskan, penempatan caleg memang tidak sembarangan. Politisi-poltisi jagoan, yang sudah punya nama, jangan sampai ditempatkan di dapil yang sama.

"Gus Irawan ini kan mantan cagub. Saya kan Ketua Fraksi Gerindra. Ya bagi-bagilah," kata Martin, sembari tertawa.

Dia optimis, Gus dan dirinya bisa menang di dapil masing-masing. Optimisme ini, selain faktor figur, lanjutnya, juga disokong popularitas tokoh sentral Gerindra, Prabowo Subianto, yang namanya melejit dalam bursa pencapresan.

"Nama Prabowo pasti juga mendongkrak pencalegan," pungkas Martin. (sam/jpnn)


BACA ARTIKEL LAINNYA... PPRN Masih Berharap Bisa Ikut Pemilu

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler