Keluar Landasan, Pesawat Kargo Lindas Bus

Minggu, 03 Juni 2012 – 10:01 WIB

ACCRA - Sebuah pesawat kargo tergelincir keluar landasan pacu saat mendarat di sebuah bandara Bandara Internasional Kotoka di dekat ibu kota Ghana, Accra, Sabtu (2/6) kemarin. Pesawat akhirnya menabrak sebuah bis di luar area bandara dan menewaskan 10 orang penumpang bis.

Diberitakan AFP Minggu (3/6), pengelola bandara menyebut empat kru pesawat berhasil selamat dari  musibah itu dan saat ini sedang menjalani pengobatan di rumah sakit. "Pesawat tersebut menabrak sebuah bis dan menyebabkan 10 orang meninggal,” tulis Ghana Airport Company Limited yang menjadi pengelola bandara.

Insiden kecelakaan itu terjadi tepat pukul 19:10 malam dan melibatkan pesawat Boeing 727 dengan nomor penerbangan DHV 111 milik maskapai Nigeria Allied Air Cargo. Di saat kejadian, pesawat baru saja melakukan penerbangan dari Lagos, Nigeria.

Bandara Internasional Kotoka yang menjadi lokasi kejadian dikelilingi berbagai bangunan, termasuk stadion dan  pangkalan militer. Saksi di tempat kejadian mengatakan, pesawat tersebut awalnya menabarak pagar bandara sebelum lari ke jalanan dan menghantam bis. Untungnya, pesawat tersebut tidak mengenai pemukiman warga.

Seorang pejabat militer mengatakan, dirinya melihat langsung proses terjadinya tabrakan. Menurutnya, bis tersebut benar-benar hancur sementara sayap dan buntut pesawat terlepas dari bagian tubuh pesawat akibatnya kerasnya tabrakan.

Wakil Presiden Ghana John Dramani Mahama yang bergegas mendatangi bandara telah berjanji akan memerintahkan penyelidikan menyeluruh atas kejadian tersebut. Kepada wartawan, Mahama mengatakan saat ini pihak yang berwenang masih belum bisa menyimpulkan apapun terkait penyebab kecelakaan.

Meski demikian pihak otoritas bandara menegaskan, insiden itu tidak terlalu banyak mengganggu aktivitas penerbangan yang segera kembali beroperasi dengan normal. Sementara itu, pihak Allied Air masih belum memberi komentar atas musibah ini.(AFP/ara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... China Tangkap Mata-mata Amerika


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler