Kembalikan Kejayan Pariwisata Sumut, SDM Harus Disiapkan

Jumat, 21 April 2017 – 18:32 WIB
Danau Toba. Foto: Metro Siantar/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mendukung upaya pemerintah mengembalikan kejayaan pariwisata Sumatra Utara. Apalagi mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumut terjadi penurunan.

Pada 2014, jumlah wisman ke Sumut mencapai 270.837 orang. Tapi pada 2015 menjadi 229.288 orang.

BACA JUGA: Kemenpar Gelar FGD Penyusunan Target Pasar Wisata Bahari di Wakatobi

Kondisinya membaik pada 2016 dengan masuknya 230 ribu lebih wisman ke Sumut. "Mungkin karena itu pemerintah ingin mengembalikan lagi kejayaan parawisata di Sumut," ujar Saleh saat dikonfirmasi pada Jumat (21/4).

Pada prinsipnya, politikus asal Sumut ini mendukung pengembangan pariwisata di Indonesia. Naiknya kunjungan wisatawan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Apalagi Sumut punya destinasi unggulan, yakni Danau Toba.

BACA JUGA: Strategi Pemasaran Crossborder Mulai Dipanaskan di Kalbar

Pernyataan Saleh itu persis dengan hal yang selalu disampaikan Menteri PAriwisata (Menpar) Arief Yahya dan data World Bank. Pariwisata adalah cara yang paling cepat dan mudah untuk mendapatkan devisa, menaikkan PDB dan tenaga kerja.

Namun demikian, Saleh menilai perbaikan infrastruktur di daerah tujuan wisata harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelolanya. Termasuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait pengembangan wisata.

BACA JUGA: Wow, 42 Buyers Mancanegara Hadir di Banten Travel Mart 2017

"Kalau masyarakatnya tidak welcome, tidak ramah, tidak menjaga kebersihan, orang akan malas berkunjung. Wisatawan itu datang itu biasanya mau mencari ketenangan dan kenyamanan," ulasnya.

Dalam konteks itu, dia mendukung program pendidikan vokasional yang digalakkan pemerintah. Sasaran program itu bisa diprioritaskan di daerah-daerah tujuan wisata.

"Diharapkan, pendidikan vokasional itu dapat menaikkan SDM di tempat-tempat itu. Kalau menunggu mereka sekolah formal, butuh waktu lama," pungkasnya.(adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Petinggi TripAdvisor Serahkan Langsung Travellers’ Choice Award 2017 untuk Bali


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler