Kembangkan Desain Data Center Berbasis AI, Schneider Electric Gandeng NVIDIA

Sabtu, 23 Maret 2024 – 03:20 WIB
Schneider Electric. Foto dok Schneider Electric

jpnn.com, JAKARTA - Schneider Electric bekerja sama dengan NVIDIA dalam mengoptimalkan infrastruktur data center melalui pemanfaatan kemajuan teknologi edge artificial intelligence (edge AI) dan digital twin.

Schneider Electric dengan pengalaman dan keahliannya dalam infrastruktur data center dikombinasikan dengan teknologi AI canggih dari NVIDIA, memperkenalkan desain AI data center pertama.

BACA JUGA: SIG Tanam 503.466 Pohon di Lahan Pascatambang Pabrik Tuban

Desain ini diharapkan bisa menciptakan standar baru pengimplementasian dan pengoperasian AI dalam ekosistem data center, sekaligus mencatatkan sejarah penting dalam evolusi industri.

Dengan semakin banyaknya penggunaan aplikasi artificial intelligence (AI) di berbagai sektor industri, kebutuhan akan sumber daya melebihi kapasitas komputasi tradisional.

BACA JUGA: Sambut IdulFitri, Nippon Paint Hadirkan Tren Warna Ramadan 2024

"Kami membuat terobosan inovatif bagi organisasi untuk dapat merangkul masa depan AI. Melalui sinergi keahlian solusi data center kami dan kepemimpinan teknologi AI dari NVIDIA, kami memungkinkan organisasi mengatasi batasan infrastruktur data center dan sepenuhnya memanfaatkan potensi AI. Kemitraan kami dengan NVIDIA mendorong masa depan yang lebih efisien, berkelanjutan, dan transformatif yang didukung oleh AI," ujar Natalya Makarochkina, SVP Secure Power International.

Dalam tahap awal ini, Schneider Electric akan mengenalkan desain referensi data center yang disesuaikan untuk klaster accelerated computing NVIDIA.

BACA JUGA: Schneider Electric Luncurkan GoPact MCCB & GoPact MTS

Desain ini dibuat untuk mendukung berbagai kebutuhan seperti pemrosesan data, simulasi rekayasa, otomasi desain elektronik, desain obat berbasis komputer (computer-aided drug design), dan AI generatif.

Fokus utamanya adalah mendukung distribusi daya yang tinggi, sistem liquid-cooling, dan kontrol yang dirancang untuk memudahkan pengujian dan operasi sistem yang handal untuk klaster dengan densitas tinggi.

Melalui kerja sama ini, Schneider Electric ingin memberikan instrumen dan sumber daya kepada pemilik dan operator data center agar mereka dapat dengan mudah mengintegrasikan solusi AI yang terbaru dan yang sedang berkembang ke dalam infrastruktur mereka.

Hal ini akan meningkatkan efisiensi saat penerapan teknologi baru tersebut dan memastikan bahwa operasional data center berjalan dengan handal sepanjang siklus hidupnya.

"Bersama-sama, kami sedang mengembangkan virtual reality industri yang sepenuhnya ter-simulasi di mana Anda dapat mensimulasikan proses, memodelkan hasil, dan membuat perubahan nyata. Gabungan antara kecerdasan digital dan hasil dunia nyata ini memiliki potensi besar untuk mengubah cara industri beroperasi dengan lebih aman, efisien, dan berkelanjutan," seru Caspar Herzberg, CEO AVEVA.

Schneider Electric bersama dengan NVIDIA akan mengembangkan penggunaan dan aplikasinya di berbagai industri serta mewujudkan visinya untuk menginspirasi perubahan positif dan membentuk masa depan teknologi.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler