Kemenpar Bawa Penyedia Bisnis MICE India Fam Trip ke Jogja dan Bali

Jumat, 04 Agustus 2017 – 12:28 WIB
Bedugul, Bali. Foto: JPG

jpnn.com, JAKARTA - Jurus perjalanan wisata pengenalan (FamTrip) kembali dikeluarkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Kali ini, yang disasar potensi-potensi wisata MICE (Meeting, Incentife, Conference, Exbition) yang ada di Indonesia.

BACA JUGA: Wonderful Indonesia Siap Guncang Tiongkok Xian Silk Road International Tourism Expo 2017

Empat penyedia bisnis (MICE) langsung diundang melakoni FamTrip ke Jogja-Bali, 2-6 Agustus 2017.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kemenpar I Gde Pitana mengatakan, famtrip ini dalam rangka memperkenalkan sekaligus mempromosikan Wonderful Indonesia ke beragam destinasi wisata prioritas Indonesia.

BACA JUGA: Menpar Namai Bayi itu Bimo

Yang dibidik, mengejar target kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara 2017 khususnya dari pasar Asia Pasifik.

“Kegiatan Fam Trip dengan mengundang Biro perjalanan adalah salah satu bentuk promosi destinasi yang efektif. Selain dapat mengenal lebih jauh karakter destinasi, Biro Perjalanan bisa membuat paket wisata Indonesia ke negara asalnya. Ingat, seeing is believing!" ujar Pitana.

BACA JUGA: Ingin Lihat Peperangan Suku Papua? Ke Festival Lembah Baliem Aja

Kegiatan FamTrip kali ini, lanjut Pitana, dilaksanakan dengan membawa para wedding planner.

Diharapkan dengan membawa para wedding planner ini agar para peserta dapat membuat paket-paket wisata terkait dengan wedding.

"Para peserta diarahkan mengunjungi destinasi-destinasi di Jogja Bali yang dapat dibuat sebagai paket wedding. Kami akan goda para wedding planner ini untuk merancang serta menjual paket wedding kepada para biro perjalanan dan membawa lebih banyak paket wisata terkait wedding. Para wedding planner yang dipilih adalah para wedding planner pilihan dan kredibel," papar Pitana.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsenius Jemadu mengharapkan para penyedia Bisnis (Biro perjalanan) India bisa menikmati keelokan panorama dan budaya tradisional Jogja dan Bali yang pada akhirnya terdorong untuk membuat dan menjual paket produk wisata terkait weeding kepada masyarakat di India.

"Nantinya saat berada di Jogjakarta, peserta Fam Trip akan diperkenalkan kepada destinasi wisata yang memiliki sejarah dan keindahan Candi terbesar dunia yaitu Borobudur dan Prambanan. Setelah itu, rombongan akan bergerak ke Bali selain menikmati keindahan Bali, juga untuk menikmati kuliner khas Bali di samping juga masakan khas India," ujar pria yang kerap disapa VJ tersebut.

Setting-an perjalannnya disiapkan serius. Arahnya, membuat semua biro perlanan wisata India puas.

Semua akan diboyong ke desa wisata Leke Leke di Bedugul.

Kawasan itu merupakan lokasi yang siap untuk disambangi wisatawan India dalam melakukan aktivitas Tubing.

"Nantinya para penyedia biro perjalanan India ini dapat menikmati keelokan panorama dan budaya tradisional Jogja dan Bali yang pada akhirnya terdorong untuk membuat dan menjual paket produk wisata baru ke India setelah mengikuti FamTrip ini," harap pria murah senyum ini.

Seperti diketahui, Kemenpar menargetkan kunjungan wisatawan India sebesar 546.000 pada 2017 ini bisa tercapai.

Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta kepada seluruh timnya untuk bisa memberikan pelayanan terbaik, penjelasan terbaik, pemilihan destinasi yang tepat dengan pasar, mengetahui karakter dan kebiasaan wisman dengan cermat.

"Berikan mereka keberhasilan sentuhan yang terasa di saat datang ke Indonesia. Biarkan mereka merasakan kehangatan dan keindahan Indonesia saat melaksanakan Fam Trip," kata Menpar Arief Yahya. (adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 4.000 Lampion Siap Terbang di Dieng Culture Festival


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kemenpar  

Terpopuler