Kementan Gandeng Swasta Untuk Perbanyak Antivirus Corona Berbahan Eucalyptus

Senin, 18 Mei 2020 – 14:29 WIB
Kementan bekerja sama dengan PT. Eagle Indo Pharma (EIP) memproduksi massal antivirus corona berbahan eucalyptus. Foto: Humas Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Hasil uji laboratorium antivirus corona berbasis eucalyptus yang diluncurkan Kementerian Pertanian (Kementan) beberapa waktu lalu mendapat respons positif dari masyarakat.

Pasalnya, eucalyptus disebut mampu membunuh virus influenza, virus beta dan gamma corona sebesar 80-100 persen.

BACA JUGA: Kementan dan Pemkab Maros Percepat Tanam Padi di Masa Pandemi

Untuk itu, Balitbang Kementan menggandeng mitra usaha guna pengembangan eucalyptus, melalui bentuk kerja sama lisensi bersama PT. Eagle Indo Pharma (EIP).

Acara penandatangan kerja sama ini dilakukan di Agriculture War Room, Balitbangtan, Senin (18/5).

BACA JUGA: Gerakan Percepatan Tanam Kementan Dinilai Langkah yang Sangat Tepat

"Dengan kerja sama ini diharapkan semakin cepat proses pengembangan produk untuk tersedia. Sehingga dapat digunakan masyarakat, sebagai pencegahan terhadap pandemi virus corona,” kata Kepala Balitbang Kementan Fadjry Djufry, Senin (18/5).

Fadjry menerangkan, kerja sama yang dilakukan ini sebagai tindak lanjut atas banyaknya permintaan dari jajaran pemerintah daerah dan masyarakat terhadap hasil olahan produk eucalyptus.

BACA JUGA: Strategi Kementan dalam Menjaga Ketahanan Pangan

“Produk ini yang paling banyak diminta, banyak gubernur dan bupati hampir se-Indonesia minta, karena ini bisa jadi jimat anti-corona,” sambung dia.

Fadjry menambahkan, langkah menggandeng mitra usaha PT. EIP ini selain untuk perbanyakan produk, juga upaya agar bisa menyerap hasil produksi petani.

“Harapannya, mitra kami ini dapat menyerap hasil petani. Seperti petani dari Lampung dan Medan yang sudah mengembangkan beberapa jenis eucalyptus. Uji efektivitas produk yang ada, harapannya mendorong agar produk ini segera produksi massal," tandas Fadjry. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kementan   Eucalyptus   Corona  

Terpopuler