Kepada Media Korsel, Shin Tae Yong Cerita soal Perkembangan Timnas Indonesia U-19

Kamis, 05 November 2020 – 22:27 WIB
Manajer Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong. Foto:Amjad/.JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Manajer Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong kini sedang pulang ke Korea Selatan. Tetapi, dia tetap akan memantau dan melatih pemain melalui virtual training yang digelar pada 5-15 November mendatang.

Dia pun menceritakan pengalamannya melatih pemain Indonesia kepada Media Korea Selatan, Khan.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut Honda Brio vs Carry, 3 Orang Meninggal, Salah Satunya Bripka Bobby Chandra

Dia berujar, pemain Indonesia U-19 telah dilatihnya sejak Januari lalu. Namun, latihan yang keras benar-benar diterapkannya selama hampir dua bulan di Kroasia.

Selama di sana, dia menegaskan pemainnya menunjukkan perkembangan yang signifikan.

BACA JUGA: Video Viral Oknum Brimob Banting Anak Kucing, Begini Pernyataan Tegas Brigjen Awi Setiyono

Salah satu yang membuatnya senang, ialah saat tim yang dikenal kuat di Asia dan juga tim-tim Eropa, bisa ditaklukkan oleh Skuad Garuda Nusantara.

Beberapa tim itu seperti Qatar, Makedonia Utara, Hajduk Split U-19, dan Dinamo Zagreb U-19.

BACA JUGA: Daftar 33 Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Dipanggil Shin Tae Yong untuk Ikuti Latihan Virtual

"Lawan kami di Kroasia juga tim U-19, tetapi kami semua terkejut bisa mengalahkan tim Eropa," ucapnya kepada media Korsel tersebut.

Tak hanya itu, Shin Tae Yong pun menegaskan bahwa ada perlakuan dan sikap yang berbeda dari masyarakat di Indonesia kepada dirinya.

Dari awalnya yang biasa saja dan memandangnya tak akan memberikan efek kepada Timnas Indonesia U-19, berubah diperhatikan dan dielukan.

"Di Indonesia, sekarang saya diperlakukan seperti orang yang sangat penting," tegas dia.

Saat pertama saya menggelar latihan, cerita Shin Tae Yong kepada media Korsel, para pemain hanya berlari saat tenaganya masih ada. Kemudian, mulai berjalan ketika kehabisan energi.

"Yang mengejutkan, teknologi di Indonesia sudah bagus, hanya basic pemain yang menjadi masalah," paparnya

BACA JUGA: Meiko, Pramono, dan Charli Dipecat, Kapolres: Ini Pelajaran Bagi Anggota Lainnya

"Saya terkadang berteriak kepada pemain agar pulang saja jika bermain sepak bola seperti itu, kadang juga ada masalah karena ucapan saya. Sekarang para pemain menunjukkan spirit yang tinggi. Taktik tim juga bagus. Saya pikir kami sekarang sudah mencapai 75 persen," terangnya. (dkk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler