Kerja Bakti Memperbaiki Tandon, Tewas Tertimpa Beton

Jumat, 24 Oktober 2014 – 08:28 WIB

jpnn.com - HIDUP Imam, warga Dusun Banjarejo Timur, Desa Sumberagung, Sumberbaru, Jember, berakhir tragis. Pria 28 tahun itu meregang nyawa setelah tertimpa beton bekas bangunan tandon air yang tidak jauh dari rumahnya kemarin (23/10) sekitar pukul 10.00. Dia tewas di lokasi kejadian karena mengalami parah di sekujur tubuh.

Menurut Sabi, 60, ketua RT setempat, saat itu dirinya bersama korban dan warga lainnya tengah bekerja bakti membongkar bangunan beton sisa tandon air tersebut. ''Yang kerja hari itu cukup banyak, termasuk saya dan dia (korban, Red),'' jelasnya.

Dia mengungkapkan, pekerjaan itu sudah tiga hari dilakukan karena tandon air sudah tidak berfungsi. Pembongkaran secara manual tersebut menggunakan palu besi dan alat lainnya yang dipukulkan pada 4 tiang bangunan. Saat itu rekan-rekan korban lainnya memilih untuk beristirahat. Jadi, tinggal korban yang melanjutkan.

Tidak disangka-sangka, tiba-tiba saja bangunan seberat sekitar 3 ton itu ambruk perlahan-lahan. Sabi yang saat itu berada di dekat korban berteriak meminta korban menjauh. Nahas, korban yang berniat menghindar malah lari ke arah jatuhnya beton. Akibatnya, separo badan korban tertimpa beton. Imam tewas dalam posisi tengkurap.

Sementara itu, sebagian rekan korban yang melihat kejadian tersebut berteriak histeris. Namun, warga tidak bisa berbuat banyak. Sebab, beton seberat itu tidak bisa diangkat secepat-cepatnya. Warga kemudian melakukan upaya evakuasi dengan alat seadanya.

Sekitar 30 menit kemudian, korban akhirnya dapat dievakuasi. Namun, kondisinya telah menjadi mayat. Selanjutnya, Imam dibawa ke rumah duka yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Sumberbaru. Petugas langsung turun ke lokasi untuk olah TKP. (jum/wah/bh/mas/JPNN)

BACA JUGA: Razia Pekat, Polisi Pergoki Seorang Remaja Onani di Warnet

BACA ARTIKEL LAINNYA... Buah Berdebu Asal Brastagi Harganya Tetap Naik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler