Kesan Pertama Mencicipi Transmisi Unik Wuling Confero S ACT

Selasa, 23 April 2019 – 23:57 WIB
Wuling Confero S ACT. Foto: Ridha/JPNN.com

jpnn.com, BOGOR - Perkenalan pertama dengan varian baru Wuling Confero S ACT langsung menjadi menjadi perhatian JPNN, ini terkait inovasi uniknya yang mereka sebut automatic clutch transmission (ACT).

Pembaruan sistem transmisi di Confero S ACT, bisa dibilang pertama kali di Indonesia. Jenisnya tetap manual tetapi rasanya sudah otomatis, di mana pengemudi tetap memindahkan gigi secara manual tetapi tidak lagi membutuhkan pedal kopling.

BACA JUGA: Pertama di Indonesia, Wuling Confero S ACT Transmisi Manual Tanpa Kopling

BACA JUGA: Pertama di Indonesia, Wuling Confero S ACT Transmisi Manual Tanpa Kopling

Fungsi kopling sendiri digantikan teknologi e-clutch management, dengan mengandalkan sejumlah sensor untuk mengatur controller, aktuator hingga kopling saat proses perpindahan gigi.

BACA JUGA: Varian Baru Wuling Confero S dan Cortez Turbo Sungguh Menggoda

Saat dijajal, memang tidak ada yang berbeda ketika melakukan perpindahan gigi karena tuas perseneling selayaknya jenis manual. Hanya saja, sudah tidak membutuhkan lagi pedal kopling, hanya rem dan gas.

Menariknya lagi, kala perpindahan gigi kami juga tidak perlu menginjak pedal rem. Semuanya dilakukan dengan mudah, pedal gas tetap dibejek dan proses menggeser tuas ke posisi gigi yang dibutuhkan pun berjalan halus.

BACA JUGA: Banyak Keuntungan Beli Wuling di GIIAS Surabaya 2019

Selain itu, pengemudi juga dituntun melalui layar MID terkait perpindahan gigi. Sensor di sistem e-clutch akan memberi peringatan kapan pengemudi harus menaikkan atau menurunkan posisi gigi dengan membaca putaran mesin, di sekitar 1.500 rpm - 2.500 rpm.

"Itu karena sensor yang ada di tuas transmisi mampu membaca kondisi pengendaraan dan pengoperasian, sehingga membantu kerja kopling saat menghubungkan atau memutus daya," jelas Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko di Sirkut Sentul, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Sistem transmisi semi manual Wuling ini tentu sangat memudahkan pengemudi juga nyaman di saat kemacetan. Termasuk lebih ringan dalam perawatan.

"Lebih murah perawatannya sebab tidak perlu lagi ganti kampas kopling dan tidak perlu ada oli khusus seperti transmisi matic. Olinya itu seperti oli rem saja, jadi murah banget," tandas Danang. (mg8/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sudah Tak Zaman MPV Idaman Kurang Fitur Keamanan


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler