Keselamatan Pelayaran di Sungai Musi Palembang Terganggu

Selasa, 15 Oktober 2019 – 05:10 WIB
Kapal tetap berlayar di tengah kabut asap. Foto dok Ditjen Perhubungan Laut

jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Palembang telah menerbitkan surat edaran tentang antisipasi datangnya cuaca buruk kabut asap.

Pasalnya, cuaca buruk kabut asap yang menyelimuti kota Palembang Sumatera Selatan pada Senin (14/10) masih terus terjadi bisa mengganggu aspek keselamatan pelayaran di Sungai Musi Palembang.

BACA JUGA: Kabut Asap Pengaruhi Kinerja Ketepatan Waktu Penerbangan Lion Air

"Kami mengimbau kepada para nakhoda kapal agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam setiap pelayaran sesuai dengan kecakapan pelaut khususnya di Palembang," ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad.

Selain itu kata Ahmad, agar mengoptimalkan penggunaan sarana bantu navigasi yang tersedia di kapal untuk pengamatan keliling yang layak.

BACA JUGA: Mencoba Gagalkan Penumpang yang Ingin Bunuh Diri, Tubuh Petugas Ditjen Perhubungan Laut Belum Ditemukan

Ahmad juga mengatakan agar para nakhoda kapal selalu melakukan komunikasi radio dengan stasiun radio pantai, stasiun pandu, Vessel Traffic Services (VTS) dan kapal-kapal melalui channel yang sesuai dengan ketentuan selama dalam pelayaran.

Pada kesempatan yang sama, para Marine Inspector juga diingatkan agar memastikan bahwa perlengkapan penerangan navigasi, radio dan isyarat bunyi kapal berupa suling, genta atau gong memenuhi persyaratan yang ditentukan dan berfungsi dengan baik.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler