Ketahui Pengaruh Kopi terhadap Kadar Gula Darah

Senin, 11 Maret 2019 – 23:31 WIB
Kopi. ILUSTRASI. Foto: Pixabay.com

jpnn.com - Minum kopi sudah menjadi aktivitas wajib bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Karena asupan kopi dianggap bisa mencegah badan lemas dan kantuk, serta meningkatkan energi untuk beraktivitas. Namun, ada anggapan bahwa kopi juga berpengaruh terhadap kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes.

Kopi dan gula darah

BACA JUGA: Kenali 7 Tanda Tubuh Sudah Kelebihan Gula

Bagi penderita diabetes mellitus tipe 2, minum kopi dikatakan bisa memberikan dampak negatif. Diabetes merupakan suatu penyakit yang memengaruhi tubuh dalam memproses gula di dalam darah.

Jika Anda terkena diabetes dan mengonsumsi kopi, maka kadar gula darah di dalam tubuh pun akan meningkat. Tipe penyakit diabetes terdiri dari 2 jenis, antara lain:

BACA JUGA: Waspada, 7 Kebiasaan Makan ini Menyebabkan Diabetes

1. Diabetes tipe 1
Pada penderita dengan diabetes tipe 1, tubuh tidak mampu memproduksi insulin, yakni hormon yang sangat berperan penting dalam mengontrol jumlah gula (glukosa) yang didapat sel tubuh dari darah.

2. Diabetes tipe 2
Pada penyakit diabetes tipe 2, tubuh penderita tidak dapat menggunakan insulin dengan baik, sehingga kadar gula di dalam darah pun semakin meningkat.

BACA JUGA: 5 Cara Mudah Jaga Kesehatan Ginjal

Jika diabetes dikaitkan dengan kopi, terdapat beberapa penelitian yang menjelaskan bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan kadar gula darah di dalam tubuh, yang juga dapat memengaruhi kondisi penderita diabetes.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Diabetes Care melaporkan bahwa penderta diabetes mellitus tipe 2 yang mengonsumsi kopi mengalami peningkatan gula darah di dalam tubuhnya. Hal ini yang kemudian dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin.

Bagi penikmat kopi yang menderita diabetes, kenaikan gula darah hanya dapat dicegah dengan mengonsumsi kopi tanpa gula ataupun creamer tidak lebih dari satu cangkir.

Selain itu, kopi yang sudah melalui proses penyaringan dan tidak mengandung kafein jauh lebih besar manfaatnya dibandingkan dengan kopi yang tidak melalui proses penyaringan dan mengandung kafein.

Meskipun demikian, dampak konsumsi kopi bisa berbeda pada setiap orang, karena metabolisme yang tak sama. Sehingga, penelitian di atas masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Hal yang terjadi pada penderita diabetes tersebut akan berbeda jika diaplikasikan pada orang yang bebas diabetes.

Penelitian yang dilakukan di Harvard University selama 20 tahun kepada 100.000 orang menunjukkan hasil bahwa konsumsi kopi lebih dari satu cangkir dalam sehari dapat menurunkan risiko penyakit diabetes mellitus sebanyak 11 persen.

Dari penelitian ini juga didapatkan bahwa mengurangi asupan kopi bisa meningkatan risiko menderita diabetes sebanyak 17 persen. Meski dampak negatif konsumsi kopi hanya berlaku pada penderita diabetes, tetap batasi konsumsi kopi maksimal empat cangkir dalam sehari.(klikdokter)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kenali Kaitannya Kopi dengan tubuh dan Otak Anda


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler