Ketua KPU Hadir di Rapat Tim Ahok, Nusron: Biasa Itu...

Kamis, 09 Maret 2017 – 19:27 WIB
Komisioner KPU dan Bawaslu DKI di acara Tim Pemenangan Ahok-Djarot. Foto: Andrian Gilang/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Partai politik pengusung dan relawan pasangan Basuki T Purnama-Djarot Saiful Hidayat menggelar rapat tertutup di Hotel Novotel, Gajah Mada, Jakarta, Kamis (9/3).

Dalam pertemuan tersebut hadir juga Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Sumarno, anggota KPU DKI Jakarta Dahlia Umar, dan Ketua Badan Pengawas Pemilu DKI Mimah Susanti.

BACA JUGA: Ahok-Djarot Kalah Versi Survei, Nusron: Rapopo Lah

Calon Gubernur Basuki T Purnama alias Ahok juga tampak hadir dalam acara tersebut.

Menanggapi pertemuan hal tersebut, politikus Golkar Nusron Wahid mengaku tidak khawatir ada persepsi negatif dengan kehadiran Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Sumarno dalam rapat internal ‎tersebut.

BACA JUGA: Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot Dipecat? Ah...

Tidak hanya Sumarno yang diundang untuk menghadiri rapat internal itu. Pasalnya, ada juga anggota KPU DKI Jakarta Dahlia Umar, dan Ketua Badan Pengawas Pemilu DKI Mimah Susanti.

Nusron tidak memiliki rasa khawatir karena dia yakin pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang menjadi pesaing Ahok-Djarot pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017 putaran kedua juga akan mengundang KPU DKI dan Bawaslu.

BACA JUGA: Beginilah Ruhut Menanggapi Hasil Survei Median dan LSI

"‎Enggak khawatir. Pasti KPU dan Bawaslu juga diundang pasangan calon satu lagi untuk memberikan penjelasan, biasa itu mah. KPU juga diundang sama Golkar kok, seperti memberikan penjelasan pembagian dan perubahan daerah pemilihan misalnya. Biasa itu mah," kata Nusron di Hotel Novotel.

Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia 1 Golkar mengatakan, ‎KPU dan Bawaslu diundang untuk memberikan penjelasan dan aturan main pada Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua. Dengan begitu, Nusron menambahkan, bisa mengetahui batas-batas yang melanggar dan tidak.

"‎Di pemilu ini kan banyak wilayah yang abu-abu, nah, yang abu-abu kami mau minta penjelasan apakah bagi sembako di saat seperti ini misalnya bagian dari money politic atau tidak," ucap Nusron. (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kalah dalam Survei LSI Denny JA, Begini Respons Djarot


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler