Ketua MPR: Islam Harus Kuat di Bidang Ekonomi dan Teknologi

Minggu, 27 Mei 2018 – 21:09 WIB
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan safari Ramadan di Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Minggu (27/5). Foto: Humas MPR

jpnn.com, KUNINGAN - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengingatkan bahwa Islam berkembang dan maju pesat menjadi kuat dimulai dari masjid kecil Nabawi.

Kemudian Islam semakin berkembang, mampu menaklukkan Roma dan Persia yang sangat kuat. Akhirnya Islam menjadi superpower dam berkuasa hingga 700 tahun lamanya.

BACA JUGA: Ulama Tokoh 212 Doakan Zulkifli Hasan jadi Pemimpin Nasional

"Waktu itu, umat Islam sangat maju, karena ulamanya menjadi pengusaha, ulamanya menjadi politikus, dan sebagian lagi ulamanya adalah ilmuan serta menguasai teknologi", kata Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan pada safari Ramadan di Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Minggu (27/5).

Acara tersebut berlangsung di Lokasi Wisata Cidomba Kuningan. Ikut hadir pada kesempatan itu, alim ulama, pimpinan pesantren, santri dan masyarakat se.

BACA JUGA: Hidayat Nur Wahid: Islam Tidak Pernah Mengajarkan Terorisme

Oleh karena itu, saat Belanda datang, mereka berusaha memisahkan ulama dengan politik, ilmu pengetahuan dan ekonomi. Ulama hanya boleh mengaji, tapi tidak boleh berhubungan dengan yang kain. Biarlah ilmu pengetahuan, ekonomi dan politik diurus Belanda.

"Umat Islam harus menyadari itu. Islam akan maju kalau ekonomi, politik dan teknologinya kuat. Kalau tidak, maka Islam akan lemah, lihat saja Timur tengah, yang hancur karena tidak memiliki kekuatan", kata Zulkifli menambahkan .

BACA JUGA: Zulkifli Hasan: Umat Islam Sudah Khatam soal Toleransi

Karens itu Zulkifli mengajak umat Islam untuk berusaha merebut kekuasaan. Agar bisa menggunakan kekuasaan itu untuk menciptakan kekuasaan yang adil, dan membela umat. Bukan kekuasaan yang menciderai umat dan ulama.

"Kalau kita bisa pegang kekuasaan, kita kuasai ekonomi dan teknologi, barulah kita bisa maju. Umat Islam yang besar, ini juga haris dihormati", kata Zulkifli lagi. (adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cak Imin - Dubes China Bahas Tenaga Kerja Asing


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler