Ketum KNPI: Visi Activispreneur Lahirkan Aktivis 'Paket Komplet'

Sabtu, 25 Juni 2022 – 12:17 WIB
Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Ryano Panjaitan ketika memberikan sambutan di acara Muktamar Bersama Ikatan Sarajana Al Washliyah, belum lama ini. Foto: Dokumentasi KNPI

jpnn.com, JAKARTA - Salah satu persoalan klasik yang dihadapi aktivis ialah ihwal kemandirian ekonomi. Berbeda dengan entrepreneur, yang notabene memiliki karakter mandiri, inovatif serta kuat secara ekonomi.

Kendati demikian, seorang aktivis memiliki keunggulan tersendiri dari sisi networking hingga senantiasan mengedepankan sisi intelektual.

BACA JUGA: Jelang Pelantikan Ketum KNPI, Ryano Panjaitan Temui Habib Luthfi

Hal itu diungkapkan Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Ryano Panjaitan ketika memberikan sambutan di acara Muktamar Bersama Ikatan Sarajana Al Washliyah, belum lama ini.

Ryano menjelaskan bahwa dua kekuatan ini harus disatukan dengan apa yang disebut Activispreneur. Sehingga ke depan lahir para aktivis yang memiliki kemandirian ekonomi, tanpa kehilangan nilai aktivismenya.

BACA JUGA: AS dan Siswi SMK Baru Kenalan, Tangan Sudah Masuk ke Baju

"Kuat dalam intelektual dan juga mandiri secara ekonomi. Itu yang akan kita bangun. Paket komplet," ujar Ryano melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (25/6).

Ryano memaparkan bahwa konsep Activispreneur yang notabene visi KNPI ke depan, diharapkan mampu memperkuat SDM pemuda bangsa.

BACA JUGA: Di Depan Kepala Daerah, Mahfud MD Minta Jangan Rekrut Honorer Lagi, Sanksinya Berat 

Dia ingin KNPI banyak merealisasikan program-prgoram yang memiliki korelasi nyata dalam peningkatan kapasitas pemuda.

"Ini butuh komitmen semua pihak, tak terkecuali kawan kawan di Al Washliyah," tambah dia.

Dalam kesempatan itu, Ryano juga menyinggung ihwal pentingnya peran organisasi Al Washliyah di awal Kongres Penyatuan Pemuda KNPI di Hotel Sultan.

"Salah satunya dari para senior di Al Washliyah. Kami banyak bertukar pikiran tentang bagaimana menyatukan KNPI, supaya lebih solid," katanya.

Ryano berharap seluruh OKP yang berhimpun di bawah KNPI, untuk bersama-sama melakukan aksi nyata. Terutama mengenai pemberdayaan pemuda bangsa.

"Tugas kita menghidupkan organisasi, bukan mencari hidup di organisasi. Mindset itu harus terus menggema di pikiran kita," tegas dia.

"Masih banyak tugas kita. Orientasi kita sekarang ialah bagaimana memperkuat basis SDM pemuda Indonesia," kata Ryano. (rhs/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Raffi Ahmad Ungkap Penyerang Asing Baru RANS Nusantara


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler