Keunggulan Jerman Atas Spanyol Buyar di Menit 90+7

Jumat, 04 September 2020 – 07:43 WIB
Bek Spanyol Jose Gaya menyontek bola untuk mencetak gol ke gawang Jerman. Foto: ANTARA/REUTERS/Kai Pfaffenbach

jpnn.com, STUTTGART - Spanyol mengamankan satu poin dari laga pembuka di Grup 4 Liga A Liga Negara UEFA.

Bertandang ke markas Jerman di Mercedes Benz Arena, Suttgart, Tim Matador mengimbangi tuan rumah 1-1.

BACA JUGA: Jadwal Liga Negara UEFA Pekan Ini, Ada Pertarungan Besar Jerman Vs Spanyol

Spanyol tertinggal sejak menit ke-51 akibat gol apik yang dicetak Timo Werner untuk Jerman.

Skuad asuhan Luis Enrique kerja keras mencari gol penyeimbang, termasuk ketika Ansu Fati menanduk bola ke gawang pada menit injury time, tetapi gol itu dianulir wasit Daniele Orsato karena Sergio Ramos dianggap terlebih dulu melanggar Matthias Ginter.

BACA JUGA: RFEF Resmi Tunjuk Luis Enrique Melatih Timnas Spanyol

BACA JUGA: Portugal jadi Negara Pertama Juara UEFA Nations League

Keputusan itu tak membuat semangat Spanyol padam.

Dalam serangan pemungkas tepat di pengujung laga, pada menit ke 90+7, Oscar Rodriguez mengirimkan umpan silang yang berhasil disundul oleh Rodrigo Moreno dan bola mengarah ke Jose Gaya yang berdiri bebas di dekat tiang gawang untuk mencetak gol.

Para pemain Jerman memprotes gol itu karena Gaya berdiri sendirian dan dianggap offside, tetapi salah satu bek Jerman yang masih terkapar berusaha menghalau umpan silang Oscar di garis lapangan membuat Gaya berada dalam posisi aman.

Sebelumnya, babak pertama diwarnai blunder Emre Can yang hampir membuat Spanyol unggul, tetapi Rodrigo Moreno terlalu lama mengambil keputusan dan kiper Kevin Trapp bisa melakukan halauan untuk meredam situasi berbahaya itu.

Sementara keunggulan Jerman diperoleh lewat aksi gemilang Werner yang tenang memperdaya Pau Torres setelah menerima umpan tarik dari Robin Gosens, sebelum melepaskan tembakan yang tak memberi kesempatan kiper David de Gea berreaksi.

Keluarnya Sane pada menit ke-63 digantikan Ginter, praktis membuat Werner sendirian di lini depan dan Jerman cenderung mengandalkan serangan balik serta situasi bola mati.

Bek Antonio Ruediger mungkin akan menyesali kegagalannya menanduk bola sepak pojok, yang melambung ke atas mistar gawang pada menit ke-87.

Di sisi lain, keputusan Joachim Loew yang memilih langkah pragmatis mempertebal lini pertahanan mereka ketimbang mengimbangi permainan Spanyol, jelas menjadi sebuah bumerang, sebab keunggulan mereka toh raib di pengujung laga.

Kendati mencuri satu poin, Spanyol masih belum mampu menghapus rekor buruk laga tandang ke Jerman, yang terakhir kali mereka menangi pada 1935 silam.

Hasil itu membuat Spanyol menempati urutan kedua klasemen Grup 4 dengan satu poin di atas Jerman (1), di bawah Ukraina yang menang melawan 2-1 Swiss di laga lain.

Pada Senin (7/9) nanti, Spanyol akan menjamu Ukraina dan Jerman bertandang ke Swiss. (antara/jpnn) 

Susunan pemain:
Jerman (3-4-2): Kevin Trapp; Emre Can, Niklas Sule, Antonio Ruediger; Thilo Kehrer, Ilkay Gundogan (Suat Serdar), Toni Kroos, Robin Gosens; Julian Draxler; Leroy Sane (Matthias Ginter), Timo Werner (Robin Koch)
Pelatih: Joachim Loew
Spanyol (4-3-3): David de Gea; Dani Carvajal, Sergio Ramos, Pau Torres, Jose Gaya; Fabian Ruiz (Oscar Rodriguez), Sergio Busquets (Mikel Merino), Thiago Alcantara; Jesus Navas (Ansu Fati), Rodrigo Moreno, Ferran Torres
Pelatih: Luis Enrique


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler