Kiai Ma'ruf Amin Beber Hubungannya dengan Habib Rizieq

Senin, 12 November 2018 – 15:29 WIB
Calon wakil presiden Kiai Ma'ruf Amin disambut Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf di Jatim, Machfud Arifin. Foto: for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Calon Wakil Presiden Kiai Ma'ruf Amin mengakui bahwa dirinya yang melobi Habib Rizieq Shihab dan Kapolri Tito Karnavian agar Aksi 212 pada 2 Desember 2016 berjalan dengan tenang. Hal ini disampaikan Ma'ruf untuk meyakinkan bahwa \hubungannya dengan Rizieq tidak bermasalah selama ini.

"HRS itu tidak pernah ada konflik dengan saya. Yang mendamaikan Habib Rizieq dengan Pak Tito adalah saya," kata Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/11).

BACA JUGA: Maruf Amin Tidak Tuduh Oposisi soal Buta dan Budek

Menurut Ma'ruf, Tito saat itu menghendaki agar Aksi 212 digelar di Masjid Istiqlal, sedangkan Rizieq maunya di kawasan Thamrin. Ma'ruf mengatakan, keinginan Rizieq itu sangat berbahaya. "Karena itu, saya sarankan di Monas karena tengah-tengah," tambah Ma'ruf.

Saat itu, Rizieq meminta Tito itu mengakomodasi semua kebutuhan aksi di Monas. Seperti memperbanyak pintu masuk-keluar, menyediakan kamar mandi, dan suara dari pengeras suara harus sampai kawasan Gambir.

BACA JUGA: Kiai Maruf Singgung Perasaan Tunanetra dan Tunarungu?

"Terus, saya bilang jangan berdiri posisinya kemudian (bisa) memprovokasi. Duduk saja, supaya aman," kata Ma'ruf. Dia menambahkan, aksi tersebut akhirnya berjalan dengan aman.

Selain itu, Ma'ruf juga menyarankan Presiden Joko Widodo hadir dalam Aksi 212. Ma'ruf bersyukur presiden hadir di menit-menit terakhir, mengingat Aksi 411 sebelumnya Jokowi dilarang datang oleh protokol. (tan/jpnn)

BACA JUGA: Habib Rizieq Cabut Surat Kuasa, Kapitra Ampera Merasa Lega

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mungkinkah Bendera di Rumah Habib Rizieq terkait Pilpres?


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler