Resmikan Masjid dan Peletakan Batu Pertama Pesantren

Kiai Said: Ini Keinginan PBNU Sejak Lama

Senin, 23 November 2020 – 10:53 WIB
Rais Aam' PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj meresmikan Masjid An-Nahdloh dan Ground Breaking Asrama Santri Pondok Pesantren An Nahdliyah Padamulya, Kabupaten Kuningan, Minggu (22/11). Foto: Dok. PBNU

jpnn.com, KUNINGAN - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meresmikan Masjid An-Nahdloh dan Ground Breaking Asrama Santri Pondok Pesantren An Nahdliyah Padamulya, Kabupaten Kuningan, Minggu (22/11).

Peresmian dan peletakan batu pertama tersebut dilakukan langsung oleh Rais Aam' PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj dan diikuti Bupati Kuningan Acep Purnama, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu.

BACA JUGA: Lakpesdam PBNU Belum Puas Gus Nur Ditangkap, Refly Harun juga Harus Diciduk

“Kita baru saja selesai meresmikan masjid An-Nahdloh yang berada di bawah pengelolaan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama," ujar Kiai Said. Peresmian tersebut ditandai dengan gunting pita dan penandatanganan prasasti.

Kiai Said mengaku sudah lama mempunyai cita-cita membangun pondok pesantren yang pemiliknya langsung PBNU.

BACA JUGA: Bertemu Gus Cokro, Kiai Said Aqil Siradj Mengamanatkan Pesan Khusus untuk Warga NU

“Ini merupakan cita-cita, keinginan PBNU sejak lama, mempunyai masjid dan pesantren yang langsung miliknya PBNU," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan, KH Abdul Manan Ghani mendapat amanah untuk menghidupkan tanah wakaf dengan membangun masjid dan pesantren

BACA JUGA: 33 Perwira Tinggi TNI AU Termasuk Wakil Gubernur AAU Terkena Mutasi, Nih Daftar Namanya

“Saya ditugaskan menghidupkan tanah wakaf seluas lima hektare kurang seratus delapan puluh lima meter dari bapak haji Sahal yang diterima langsung ketua umum PBNU KH Said Aqil Siroj," kata KH Manan.

“Alhamdulillah berkat berbagai kerja sama telah kami bangun masjid dan bangunan untuk pengasuh pondok," ujarnya

Sudah kita laksanakan, lanjut Kiai Manan, peletakan batu pertama untuk pembangunan asrama santri dan pembangunan ini dibantu BPKH

“Kami berharap, pesantren ini nantinya menjadi pesantren Islam Nusantara, pesantren yang mempunyai ciri khas, serta melahirkan santri diplomatis dan enterprneur,” tutupnya

PBNU berkolaborasi dengan BPKH RI dalam membangun asrama dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggara ibadah haji, rasionalitas dan efisiensi, dan meningkatkan manfaat kemaslahatan umat Islam.

Kegiatan BPKH RI d iantaranya pendidikan dan dakwah, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pembangunan sapras keagamaan, sosial keagamaan dan kesehatan.

“Pembangunan asrama masuk kedalam pendidikan dan dakwah. Pembangunan masjid masuk ke sapras keagamaan. Kolaborasi ini merupakan mitra yang sangat strategis. Semoga dapat bermanfaat dan istikamah,” kata Anggito.(fri/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler