Kinerja BRI Life 2023 Positif, Laba Meningkat Sebegini

Senin, 26 Februari 2024 – 19:55 WIB
Logo BRI Life. Foto dok BRI Life

jpnn.com, JAKARTA - PT Asuransi BRI Life berhasil mencatatkan hasil pertumbuhan positif pada kinerja keuangan sepanjang 2023.

Di antaranya; perolehan Laba Tahun Berjalan Unaudited Rp535,2 miliar pada Desember 2023, yang meningkat 55,5% secara year on year (yoy) dibandingkan pada 2022 yang tercatat Rp344,3 miliar.

BACA JUGA: Panduan Praktis Manajemen Rantai Pasok di QLola by BRI, Optimalisasi Efisiensi Supply Chain

Direktur Keuangan Lim Chet Ming mengatakan BRI Life senantiasa mengedepankan kepentingan pemegang polis dalam menjalankan bisnisnya, termasuk dalam hal penempatan investasi.

Tercatat, total aset sampai dengan Desember 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 9,8%, yakni sebesar Rp21,5 triliun pada 2022, meningkat menjadi Rp 23,6 triliun pada 2023.

BACA JUGA: Kerja Sama PGN dan MRT Dinilai Menguntungkan UMKM

Peningkatan ini equivalent dengan total investasi yang bertumbuh.

“Total aset yang mencatat peningkatan sebesar 9,8% dihasilkan dari penempatan aset investasi yang tepat, sehingga peningkatan yang terjadi pada total investasi akan berpengaruh pada peningkatan total aset,” ujar Lim.

BACA JUGA: Dua Anak Usaha SIG jadi Role Model Keberhasilan Transformasi Digital

Sampai dengan Desember 2023 BRI Life mencatat Aset Investasi sebesar Rp19,0 triliun atau meningkat 11,8% dibandingkan tahun 2022 yakni sebesar Rp17,0 triliun.

"Penempatan aset investasi ini, menghasilkan pertumbuhan perolehan hasil investasi yang diterima yakni sebesar Rp1,2 triliun pada 2023, tumbuh 26,3% dibandingkan tahun sebelumnya Rp956,7 miliar," jelasnya.

Adapun sampai dengan 2023, Gross Written Premium (GWP) tercatat Rp7,8 triliun, sementara paada 2022 sebesar Rp8,8 triliun.

Kondisi ini, seiring dengan langkah BRI Life yang mengurangi ketergantungan pada produk unit-linked secara bertahap, mengingat potensi dampak mis-selling dan juga kondisi pasar modal yang masih berfluktuasi. 

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat sepanjang BRI Life memiliki total jumlah tertanggung dan jumlah polis terbanyak di industri asuransi jiwa, dengan jumlah total tertanggung sebanyak 20,4 juta nasabah dan 9,9 juta polis.

Dari rekapitulasi ini, BRI Life merupakan perusahaan asuransi jiwa peringkat pertama atas pencapaian jumlah tertanggung dan jumlah polis di tahun 2023.

Rasio permodalan PT Asuransi BRI Life masih kuat, di mana hingga Desember 2023, BRI Life mencatat Risk Based Capital (RBC) sebesar 524,0%. RBC ini jauh di atas ketentuan minimum yang sebesar 120%.

“BRI Life terus menjaga penerapan kebijakan investasi yang  telah disusun dengan mempertimbangkan karakteristik kewajiban, kualitas aset, dan likuiditas yang dibutuhkan, sehingga BRI Life dapat membayarkan setiap kewajiban yang jatuh tempo dengan baik," kata Lim.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler