Kinerja Makin Solid, SIG Jalankan Bisnis Berkeberlanjutan

Selasa, 28 Juni 2022 – 14:12 WIB
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). Foto dok SMGR

jpnn.com, JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat posisi sebagai pemimpin penyedia solusi bahan bangunan dan turunannya.

Kinerja perusahaan berkode emiten SMGR ini diperkirakan lebih moncer pada tahun ini.

BACA JUGA: Dewi Perssik: Cerai, ya Hayo

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan pada 2021, SIG mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 34,96 triliun.

Beban pokok pendapatan meningkat 2,8% YoY menjadi Rp 24,01 triliun.

BACA JUGA: NIKO, Rajanya Kompor Kaca Banjir Promo di PRJ

Selain karena peningkatan volume penjualan, peningkatan beban pokok pendapatan juga disebabkan oleh kenaikan biaya bahan bakar, sejalan dengan kenaikan harga batubara yang signifikan sepanjang 2021.

Menurutnya, di tengah tantangan persaingan industri bahan bangunan yang semakin ketat serta kenaikan harga batu bara yang signifikan, SIG mampu melalui 2021 dengan pencapaian kinerja penjualan yang baik.

BACA JUGA: UMKM di Jawa Barat Kompak Mendukung Sandiaga Uno Jadi Presiden

“Total volume penjualan SIG pada 2021 meningkat 1,6% menjadi 40,47 juta ton dari 2020 sebesar 39,85 juta ton, terutama dikontribusikan oleh peningkatan penjualan regional yang tumbuh seiring dengan meningkatnya kegiatan ekonomi di berbagai negara tujuan ekspor," kata Vita.

SMGR juga mencatatkan kinerja apik sepanjang 2021. Perseoran membukukan laba bersih sebesar Rp 2,02 triliun pada 2021.

Capaian positif ini menguatkan posisi SIG sebagai pemimpin penyedia solusi bahan bangunan dan turunannya.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 juga memutuskan membagikan dividen senilai Rp 1,02 triliun, atau setara 50,66 persen dari total laba 2021. Sisanya, Rp 997,19 miliar atau 49,34 persen ditetapkan sebagai cadangan lainnya.

Dari jumlah dividen yang dibagikan itu, pemerintah mendapatkan Rp 522,34 miliar berkat kepemilikan saham sebesar 51,01 persen.

Adapun, sisanya senilai Rp 501,65 miliar dibagikan kepada pemilik saham publik atau setara 48,99 persen total saham. Artinya, dividend per share (DPS) pada tahun buku 2021 sebesar Rp 172,62 per lembar saham.

Kinerja positif SMGR pada akhir tahun lalu berlanjut pada awal 2022. Pada kuartal I/2022, SIG telah membukukan laba bersih Rp 498,55 miliar, naik 10,72 persen dibandingkan periode yang sama 2021 yang senilai Rp 450,26 miliar.

Laba SIG pada kuartal I/2022 ini ditopang oleh peningkatan penjualan berkat menguatnya permintaan di pasar domestik.

Penjualan SMGR tercatat naik 1,6 persen menjadi 7,4 juta ton pada tahun ini.

Hal ini membuat pendapatan SMGR ikut terkerek menjadi Rp 8,14 triliun, naik 0,7 persen dibandingkan kuartal I/2021 yang sebesar Rp 8,08 triliun.

Sejalan dengan kinerja positif yang dicatat, SIG memberikan perhatian lebih pada aspek keberlanjutan yang berwawasan lingkungan.

Upaya ini menjadi bentuk dukungan dan kontribusi SIG untuk net zero carbon emission pada 2060.

Upaya dan komitmen SIG untuk memperhatikan aspek lingkungan dan bisnis keberlanjutan membuahkan sejumlah apresiasi dan penghargaan.

Sebanyak 8 pabrik milik SIG meraih penghargaan Proper Hijau, Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal 2022.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler