Kisah Herayati, Anak Asuh Mardiono PPP yang Kini Dapat Beasiswa S3 di Korea

Jumat, 25 Agustus 2023 – 00:07 WIB
Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono bersama anak asuhnya Herayati. Dok: source for JPNN.

jpnn.com, JAKARTA - Keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih pendidikan yang setinggi-tingginya.

Seperti, kisah salah satu anak asuh dari Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono, yaitu Herayati.

BACA JUGA: Mardiono Resmikan Kantor DPW PPP Bali, Siap Melayani Rakyat

Herayati atau yang akrab disapa Hera itu lahir dari keluarga sederhana, ayahnya seorang pengayuh becak, di Cilegon, Banten.

Perempuan yang genap berusia 28 tahun itu mendapat beasiswa dari perusahaan POSCO untuk melanjutkan pendidikannya di Departement of Chemistry, Kookmin University, Seoul, Korea Selatan.

BACA JUGA: Mardiono Titipkan PPP kepada Tokoh Agama Manggarai Barat

Mardiono selaku ayah angkat mengaku bangga atas pencapaian Hera. Sebab, dia merupakan saksi Hera sejak dulu tinggal di Cilegon.

“Hera ini adalah salah satu siswi MAN 2 Cilegon. Sekolah ini posisinya di belakang rumah saya. Alhamdulillah usai lulus dari MAN 2 kemudian lanjut S1-S2 predikat cumlaude di ITB. Kemudian sekarang mendapatkan beasiswa ke Korea,” ujar Mardiono di Kantor Utusan Khusus Presiden (UKP), Kamis (24/8).

BACA JUGA: Mardiono Pastikan PPP Solid Mengusung Ganjar, Tak Ada Pikiran Keluar Koalisi

Mardiono yang juga UKP Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan itu meminta kepada anak bangsa agar meneladani sosok Hera.

“Bagi anak bangsa khususnya yang sedang menapaki jenjang pendidikan, jangan karena memiliki latar belakang terbatas secara sosial dan ekonomi sehingga menyerah. Keadaan yang dihadapi harus diselesaikan dan diperjuangkan, dengan meminta kepada Allah insyaallah itu janjinya,” ungkapnya.

Sementara Hera yang baru saja ditinggalkan sosok ayah (wafat enam bulan lalu) mengaku hampir mengubur cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S3.

Namun, ada banyak hal yang memotivasinya untuk tetap melanjutkan hidup dan cita-citanya yang mulia itu.

“Saat beliau (Mardiono) menyampaikan menjadi ayah asuh saya waktu itu adalah suatu kehormatan dan satu hal yang saya syukuri. Saya juga banyak mendapat inspirasi dari beliau, ingin bermanfaat sebanyak beliau lakukan, sukses di kehidupan pribadi dan bermanfaat bagi bangsa,” kata Hera.

“Walaupun pada Januari 2023 pengumuman beasiswa, saya sempat tidak sampaikan ke bapak (ayah kandung) karena kondisinya melemah dan keinginan ini sempat tertunda, tetapi saya ingat, bapak minta terus belajar dan sekolah, ini yang memotivasi saya juga,” sambungnya.

Hera pun berharap setelah lulus dan mendapatkan gelar doktor di Korea, dia bisa mengaplikasikan ilmunya untuk kemajuan bangsa dan negara.

“Karena saya memang dari latar belakang keluarga yang kurang mampu, maka keberhasilan saya juga akan disalurkan untuk kebermanfaatan orang banyak dan negara,” pungkasnya. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mardiono Senang Makin Banyak Tokoh Bergabung dengan PPP


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler