Kisah Razka Nabillian Berbagi Nasi Kotak, Terinspirasi dari Ojol hingga Jadi Rutinitas

Sabtu, 16 Oktober 2021 – 22:33 WIB
Razka Nabillian Donald saat membagikan nasi kotak kepada warga. Foto: Dok for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 di Indonesia mengunggah empati pemilik nama lengkap Razka Nabillian Donald.

Bagaimana tidak, dampak virus asal Wuhan, Tiongkok itu mengakibatkan banyak orang kehilangan pekerjaan. Untuk makan sehari-hari saja sangat sulit.

BACA JUGA: Aksi Sosial Bagi-Bagi Nasi Kotak Dicemooh Netizen, PSI Malah Kebanjiran Dukungan

Pria kelahiran 8 September 2000 itu pun memutuskan untuk membuat suatu gerakan bernama berbagi nasi kotak.

Aksi bagi-bagi yang dilakukan pria yang juga berprofesi sebagai konten kreator itu berlangsung sejak April 2020.

BACA JUGA: PKB Bagikan Ratusan Takjil dan Nasi Kotak di Alun-Alun Klaten

Razka begitu sapaan karibnya lantas menceritakan awal mula dirinya memutuskan untuk membuat suatu gerakan berbagi makanan.

Alasannya pun sederhana sebagai anak muda bisa berguna buat orang lain.

BACA JUGA: Jenda McLover Punya Pengalaman Tidak Terlupakan dengan Nasi Kotak

"Pengin saling membantu sesama," kata Razka saat menceritakan alasannya kepada JPNN.com melalui sambungan telepon, Sabtu (16/10).

Razka mengaku senang bisa memberikan nasi kotak kepada orang lain, apalagi usianya yang terbilang masih muda.

"Saya sering melihat dikasih nasi bungkus saja kayak senang banget. Itu yang membuat saya pingin berbagi terus," ucap Razka.

Dia mengaku memutuskan untuk saling berbagi saat dirinya bertemu dengan beberapa ojek online (Ojol) di sebuah warung, lantas bercerita tak mendapatkan orderan satu pun dari pagi hingga magrib.

"Dia (Ojol) cerita belum makan, bensin pulang ke rumah pun engak ada," kata Razka.

Pria kelahiran Jakarta itu lantas bertanya dalam hatinya, apa yang harus dilakukan sebagai anak muda untuk meringankan beban orang lain di masa pandemi Covid-19.

Lantas, saat itu, pria berpofesi Brand Ambasador di Sosial Banking itu pun memberikan beberapa nasi bungkus dan sedikit rezeki kepada beberapa Ojol tersebut.

Hal yang mengharukan kala itu, kenang dia, ketika beberapa Ojol tersebut menitikan air mata di hadapannya sembari mengucap syukur.

"Tak disangka-sangka mereka ngeluarin air mata. Terus mengucapkan syukur alhamdulillah berkali-kali," cerita Razka.

Pebisnis muda itu menceritakan awal masa peberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PSBB), aksi sosialnya tersebut membagi 100 kotak makanan dan berlangsung tiap hari.

"Awal-awal dahulu sekitar 100. Sekarang alhamdulillah tiap Jumat 500 sampai 950 (kotak makanan)," kata Razka.

Melalui gerakan kecil itu, Razka memulai dengan merogoh kocek pribadi. Lalu memutuskan mencoba menggalang dana melalui akun media sosial @razkanabillian di Instagram.

Respons pun positif, banyak netizen yang mendukung gerakannya dan ikut membantu dalam bentuk dana, bahkan mencapai Rp8-10 juta dalam sepekan.

Dana yang makin banyak terkumpul, Razka pun memberanikan diri untuk membuka campaign melalui kitabisa.com.

"Ada beberapa artis dan pengusaha yang ikut nyumbang," ucap Razka.

Pria yang hanya lulusan SMA itu menyatakan aksi sosialnya tersebut pun dilakukannya tiap Jumat.

"Sasaran, sih, lebih tepat pejuang nafkah di jalan, pemulung sopir taksi, sopir angkot, terus warga setempat yang membutuhkan," kata Razka.

Adapun, daerah yang kerap disisirnya membagi makanan yakni Kampung Pemulung Cilandak, Kebayoran Lama, Senayan, Tanah Abang, dan Bendungan Hilir.

Razka mengaku aksi sosialnya itu mendapat apresiasi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiagaa Uno.

"Pernah dapat apresiasi juga dari Pak Sandiaga Uno tentang kegiatan saya ini," pungkas Razka. (cr3/jpnn)


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler