Kisah 'Woodka', UMKM Bandung yang Sukses Raup Omzet Ratusan Juta Berkat Tokopedia

Jumat, 24 November 2023 – 05:49 WIB
Hyperlocal Tokopedia bantu pelaku usaha di Indonesia yang berjualan jam tangan kekinian terbuat dari limbah kayu dan memberdayakan perajin kayu asal Jepara, Garut dan Yogyakarta.menciptakan peluang bisnis lewat pemanfaatan teknologi. Foto: Dokumentasi Tokopedia

jpnn.com, BANDUNG - Woodka, salah satu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Bandung sukses berjualan jam tangan terbuat dari limbah kayu dan memberdayakan perajin kayu asal Jepara, Garut dan Yogyakarta.

Berkat Tokopedia, Woodka berhasil menjangkau pasar hingga seluruh Indonesia dan meraup omzet hingga ratusan juta tiap bulannya.

BACA JUGA: Kisah Inspiratif UMKM Bandung Dendeng Kukuruyuk yang Sukses Berjualan Lewat Tokopedia

Adalah Trianita Adhi, Co-Founder Woodka bersama dua pendiri lainnya mendapatkan ide bisnis untuk memproduksi jam tangan terbuat dari kayu yang didaur ulang (recycled wood).

Ide bisnis muncul setelah mengetahui bahwa Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kayu terbesar.

BACA JUGA: Tokopedia Luncurkan Fitur Jasa Pasang Otomotif, Saat Ini Hadir di Wilayah Jabodetabek

“Karena ingin mengusung prinsip bisnis yang lebih ramah lingkungan, kami memilih menggunakan recycled wood atau kayu limbah bekas furnitur dalam produksian jam tangan kekinian Woodka. Harapannya, upaya Woodka bersama para pengguna bisa turut membantu menjaga bumi,” kata Trianita.

Woodka juga turut berkontribusi dalam memberdayakan perajin kayu lokal asal Jepara, Garut, dan Yogyakarta.

BACA JUGA: Baseus Luncurkan Aksesoris Pendukung iPhone 15, Eksklusif Hanya di Shopee & Tokopedia

Bahkan, lanjut Trianita, Woodka kini telah memberdayakan puluhan perajin khusus dalam proses pengerjaan dial (wajah jam), case (pelindung jam), serta kotak penyimpanan.

"Sedangkan untuk pembuatan strap, Woodka menggandeng sejumlah perajin asal Garut,” ungkap Trianita.

Trianita menyampaikan proses produksi jam tangan Woodka dibuat 100 persen oleh tangan terampil perajin kayu lokal.

"Woodka pun turut memastikan kesejahteraan perajin, karena sejak awal tujuan kami adalah mengembangkan peluang para perajin kayu di Yogyakarta. Inilah yang menjadi alasan kami dalam menentukan harga jual. Kami ingin para perajin lokal sejahtera,” tutur Trianita.

Selama membangun bisnis, Trianita dan tim Woodka kerap menghadapi berbagai tantangan, termasuk persaingan di industri jam tangan yang kian berkembang.

Nah, agar terus menjangkau pasar lebih luas, Woodka mulai berjualan di Tokopedia sejak 2018 dan memanfaatkan berbagai kampanye yang bisa meningkatkan exposure pada toko Woodka, salah satunya Tokopedia Fashion.

“Berkat Tokopedia, Woodka berhasil menjangkau pasar hingga seluruh Indonesia dan meraup omzet hingga ratusan juta tiap bulannya," ujar Trianita.

Untuk dapat menghadapi persaingan bisnis, ungkap Trianita, mereka terus mempertahankan keunikan dengan memadukan unsur seni, budaya Indonesia dan alam pada desain strap jam tangan kekinian yang bold dan remarkable.

"Woodka juga kerap berkolaborasi dengan berbagai brand fesyen lokal, ilustrator lokal ternama dan lisensi film bergengsi,” beber Trianita.

Sebagai informasi, Tokopedia melalui inisiatif Hyperlocal terus mendekatkan lebih dari 14 juta penjual, yang saat ini hampir 100 persennya UMKM lokal termasuk dari Bandung, dengan pembeli terdekat agar UMKM lokal bisa memiliki peluang yang sama untuk bertumbuh dan berdaya saing.

Hyperlocal Tokopedia punya berbagai manifestasi, seperti Kumpulan Toko Pilihan (KTP) dan Dilayani Tokopedia.

Head of Communications Tokopedia (GoTo E-commerce) Aditia Grasio Nelwan mengungkapkan Hyperlocal Tokopedia membawa dampak ekonomi yang positif.

"Rerata persentase pertumbuhan ekonomi di kota tanpa Hyperlocal Tokopedia tercatat 1,26 persen, sedangkan di kota dengan Hyperlocal Tokopedia angkanya lebih tinggi, yaitu 2,78 persen,” ungkap Aditia.

Dia menyebut tercatat berbagai kota dengan Hyperlocal Tokopedia yang memiliki peningkatan indeks penjualan dan indeks omzet penjualan paling tinggi.

"Salah satunya Bandung, yaitu sebesar 27 persen untuk indeks penjualan dan 100 persen untuk indeks omzet penjual,” tambah Aditia.

Kategori Fesyen di Tokopedia Menjadi Salah Satu Kategori Produk Paling Laris

“Berkat Hyperlocal Tokopedia, jumlah transaksi yang terjadi lewat Tokopedia, khususnya di Bandung, mengalami kenaikan hampir dua kali lipat selama semester pertama 2023 saat pascapandemi dibandingkan semester kedua 2019 saat prapandemi,” ungkap Aditia.

Ada pun jumlah penjual di Kota Bandung yang tergabung di kampanye Kumpulan Toko Pilihan (KTP) meningkat hampir 2 kali lipat selama kuartal III 2023 dibandingkan kuartal III 2022.

Untuk jumlah transaksi yang terjadi melalui Dilayani Tokopedia di Bandung naik hampir 28 kali lipat di semester I 2023 saat pascapandemi dibandingkan semester II 2019 saat prapandemi.

Hyperlocal Tokopedia pun mendorong terciptanya tren belanja online masyarakat.

Beberapa kategori produk paling laris di Tokopedia secara nasional di semester I 2023, yaitu rumah tangga, fesyen, otomotif, olahraga dan hobi, serta kebutuhan sehari-hari atau groceries.

“Khususnya pada kategori fesyen di Tokopedia, perhiasan dan aksesoris (termasuk jam tangan), long john dan pakaian adat menjadi beberapa produk terlaris pada semester pertama 2023 dibandingkan semester pertama 2022, dengan rata-rata peningkatan transaksi hampir tiga kali lipat,” papar Aditia.

Temuan menarik pada tren belanja online di kategori fesyen di Tokopedia juga didukung oleh kehadiran inisiatif Tokopedia Fashion, kampanye yang mengusung produk fesyen, mulai dari fesyen wanita, pria, muslim dan anak, dari pelaku usaha termasuk di Bandung dengan lebih mudah dan terjangkau. (mrk/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler