Klaim Prematur, Cara Nakal Konsumen Asuransi Kendaraan

Rabu, 21 Agustus 2019 – 21:11 WIB
Ketahui apa saja yang tidak bisa diklaim asuransi bila mobil Anda mengalami kerusakan. Foto IST

jpnn.com, MEDAN - Klaim prematur pengguna asuransi perlindungan memang menjadi momok bagi perusahaan asuransi kendaraan, salah satunya yang dirasakan Asuransi Astra Medan.

Cara-cara nakal konsumen asuransi dengan menyiasati agar pembayaran asuransinya bisa cair lebih cepat, menurut Asuransi Astra, dilakukan dengan cara curang bahkan tidak masuk akal.

BACA JUGA: Mobil Tua Bisa Diasuransikan, Asal...

BACA JUGA: Kampanye Baru Autocillin Memudahkan Milenial Klaim Asuransi

Brand Manager Medan Asurasi Astra, Muliawansyah, menjelaskan bahwa sejumlah konsumen mereka ada yang melakukan klaim prematur.

"Jadi ketika si pemilik kendaraan baru masuk asuransinya hari ini (biasanya per pembelian kendaraan), kemudian baru-jeda satu hari atau satu minggu, mereka sudah klaim asuransi. Jadi prematur itu artinya tidak seperti kebiasaan," kata Muliawansyah, Selasa (21/8).

BACA JUGA: Asuransi Astra Mulai Studi Kendaraan Listrik

Pria yang karib disapa Muli menambahkan, biasanya konsumen mencari kerusakan atau kehilangan terus diklaim kepada asuransi. Bahkan menurutnya tidak sedikit kerusakan yang mereka laporkan tidak masuk akal.

"Biasa hilang, paling banyak kehilangan ban cadangan. Kemudian ada empat ban yang hilang. Itu kan tidak masuk akal," tegas Muli

BACA JUGA: Asuransi Astra Terus Mendorong Konsumennya Gunakan Layanan Digital

Setidaknya, tambah Muli, Asuransi Astra Medan mendapatkan 20-30 klaim prematur setiap bulannya. Bisa dibilang Medan merupakan daerah paling tinggi yang sering melayani klaim prematur dibanding daerah lainnya.

"Kami tetap terima dengan catatan kami harus menginvestigasi kendaraan tersebut harus proper klaimnya, kalau tidak proper klaimnya berarti tidak claim-able. Kalau tidak claim-able berarti kami bisa tolak," tutupnya. (mg8/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Warga Medan Masih Minim Letarasi Asuransi


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler