KLHK Kawal Asian Games 2018 Bebas Asap

Kamis, 19 Juli 2018 – 12:04 WIB
Upaya pemadaman karhutla di Sumatera Selatan dilakukan Manggala Agni KLHK bersama tim Satgas Karhutla. Titik api berhasil diatasi melalui pemadaman darat dan udara. Foto: KLHK

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan ikut mengawal pelaksanaan Asian Games 2018, dengan mengupayakan Indonesia bebas asap, seperti keberhasilan dua tahun sebelumnya.

Titik api yang mulai muncul di beberapa provinsi rawan seperti Sumatera Selatan, Jambi dan Riau, diatasi sejak dini. Upaya antisipasi dan pemadaman karhutla dilakukan tim terpadu setiap hari, dengan melibatkan Manggala Agni KLHK, TNI, Polri, pihak swasta, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan aparat desa.

BACA JUGA: Menteri Siti Uraikan Status Hutan Indonesia ke WNI di Roma

''Khusus menghadapi Asian Games, kami telah mendapat arahan dari Bu Menteri untuk siaga penuh. Upaya pencegahan hingga pemadaman, termasuk patroli dilakukan tiap hari. Kami mengajak masyarakat menjaga bersama-sama,'' kata Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Raffles B. Panjaitan.

KLHK saat ini telah menyiagakan dan sudah mengoperasikan Manggala Agni di sebelas provinsi rawan kebakaran dalam 34 daerah operasi dengan kekuatan 1.889 personel. Mereka telah dilengkapi dengan sarana prasarana pengendalian karhutla.

BACA JUGA: Wujudkan Udara Tanpa Asap, KLHK Bentuk Brigdalkarhutla

KLHK juga menyiagakan Brigade Pengendalian kebakaran hutan yang ada di Balai Konservasi Sumber daya alam dan Taman Nasional, serta dalam KPH. ''Di Sumsel saat ini ada lima Brigade Dalkarhutla sedang dibentuk dan dilatih oleh KLHK,'' ungkap Raffles.

KLHK juga menyiagakan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang sudah dibentuk dan sampai saat ini dalam pembinaan KLHK dengan jumlah 9.963 personil di seluruh Indonesia. Upaya pencegahan juga dilakukan melalui patroli terpadu pencegahan Karhutla di 300 posko desa di 8 provinsi rawan. Dalam kegiatan ini melibatkan unsur Manggala Agni KLHK, TNI, POLRI, pemerintah daerah dan masyarakat desa.

BACA JUGA: Tindakan Korektif Indonesia Berhasil Turunkan Deforestasi

''Tim ini setiap hari melakukan deteksi dini dan sosialisasi penyadartahuan kepada masyarakat dengan tujuan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pencegahan Karhutla. Kami lakukan secara door to door,'' jelas Raffles.

Pada tahapan deteksi dini, KLHK setiap hari melaksanakan pemantauan hotspot, pantauan sebaran asap dan kondisi ISPU. Untuk deteksi dini, ditingkat lapangan ditindak lanjuti dengan pengecekan hotspot pada wilayah-wilayah prioritas dan tingkat kepercayaan tinggi.

''Hal ini dilaksanakan agar kejadian kebakaran dapat ditangani sedini mungkin,'' tegas Raffles.

Khusus untuk Sumatera Selatan yang akan menjadi tuan rumah ajang Asian Games 2018, telah dibentuk Posko Satuan Tugas (satgas) penanganan karhutla, dari tingkat desa hingga provinsi.

"Koordinasi dilakukan secara berjenjang dan setiap kejadian kebakaran di lapangan dapat segera dilaporkan dan ditangani sebelum kebakaran meluas,'' jelas Raffles.

Terhadap kejadian karhutla di kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, sejak Rabu (18/7/2018) sore titik api sudah berhasil dipadamkan. (adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hutan Indonesia Tak Hanya Sebagai Katalis Kesepakatan Paris


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Menteri Siti   KLHK  

Terpopuler