Koalisi Gerindra, PKS, PAN Umumkan Lima Cagub

Kamis, 28 Desember 2017 – 05:03 WIB
Pilkada serentak 2018 diikuti 171 daerah. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Koalisi Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya mengumumkan calon gubernur Jawa Barat, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Maluku Utara dan Jawa Tengah.

Dalam jumpa pers di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (28/12) hadir Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

BACA JUGA: PKS Tinggalkan Deddy Mizwar, Begini Reaksi SBY

Sedangkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan berhalangan hadir karena menjalankan tugas di luar kota.

Sohibul mengatakan sudah meminta persetujuan Zulkifli dan Sekjen PAN Eddy Soeparno ihwal nama-nama yang akan diusung.

BACA JUGA: Presiden PKS Batalkan Dukungan Buat Deddy Mizwar via Telepon

"Beliau mengiyakan semua ini. Insyallah ketidakhadiran Pak Zul tidak mengurangi persetujuan mereka terhadap calon-calon ini," kata Sohibul.

Adapun cagub dan cawagub yang diusung untuk Jawa Barat adalah Letjen (Purn) Sudrajat yang berpasangan dengan Akhmad Syaikhu.

BACA JUGA: PPP Minta Pendamping Ridwan Kamil Klir Minggu Ini

Sudrajat sebelumnya sudah diusung Partai Gerindra. Sedangkan Akhmad Syaiku merupakan wakil wali kota Bekasi, yang sebelumnya digadang-gadang berpasangan dengan Deddy Mizwar.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Deddy Mizwar yang sudah bersama-sama kami juga dan sangat memberi kenyamanan bahwa berpolitik itu memang enjoy tidak perlu ada ketegangan-ketegangan. Beliau selalu kalau ketemu isinya terbahak-bahak," kata Sohibul.

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi diusung sebagai cagub Sumatera Utara.

Edy dipasangkan denngan Musa Rajekshah yang berlatar belakang pengusaha.

Sedangkan mantan Bupati Kutai Timur Isran Noor diusung sebagai cagub Kalimantan Timur.

Isran akan berpasangan dengan Hadi Mulyadi. Untuk Pilgub Maluku Utara, koalisi Gerindra, PKS dan PAN mengusung M Kasuba sebagai cagub.
Kasuba akan berpasangan dengan Madjid Hussein. M Kasuba adalah adik kandung petahana Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba.

Sedangkan Jawa Tengah, PKS dan PAN kini bergabung bersama Partai Gerindra mengusung mantan Menteri ESDM Sudirman Said.

Hanya saja, koalisi belum memutuskan nama cawagub yang akan mendampingi Sudirman Said.

Sohibul mengatakan memang beberapa bulan kemarin PKS mematangkan pasangan Deddy-Syaikhu.

Namun, akhirnya PKS memutuskan tidak bisa bersama-sama Deddy dan partai lainnya terutama Partai Demokrat. Dia sudah menyampaikan hal ini kepada Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin.

"Kami sampaikan keputusan lain dari PKS," katanya.

Menurut Sohibul, PKS tetap menjalin kerja sama dengan Demokrat di dua provinsi yang sekarang ini belum diputuskan.

Yakni, PKS mengusung Benny Kabur Harman sebagai cagub Nusa Tenggara Timur.

"Pak Benny adalah kader Demokrat dan kami mendukungnya walaupun wakilnya juga bukan dari PKS," kata dia.

Pun demikian di Nusa Tenggara Barat. Sohibul menjelaskan PKS sudah memutuskan bersama-sama dengan Demokrat di NTB.

Yakni mengusung Zulkifliemansyah kader PKS sebagai cagub dan Siti Rohmi Djalilah sebagai cawagub.

Siti merupakan kakak kandung dari Gubernur NTB Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi

"Maka itu kami sampaikan pada Pak Amir walaupun tidak bisa bekerja sama di Jabar, tapi kami masih bisa bersama di dua provinsi yang lain," kata Sohibul.

Prabowo Subianto dalam kesempatan itu meminta maaf kepada pihak-pihak yang mungkin kecewa dengan pilihan koalisi ini.

"Kami terpaksa mengambil keputusan yang terbaik dari yang ada. Mugkin keputusan kami mengecewakan beberapa pihak. Ada yang tidak puas dengan keputusan Gerindra, PKS dan PAN," kata Prabowo.

Namun, Prabowo menegaskan bahwa inilah proses demokrasi. Semuanya sudah bekerja keras, dan berusaha mematuhi kaidah-kaidah demokratis.

"Terutama orientasi kami, kami ingin memberi kader terbaik. Alhamdulllah, di daerah-daerah ini (Jabar, Jateng, Sumut, Kaltim, Maluku Utara) kami sepakat," jelasnya. (Boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PPP Masih Bertahan Dukung Ridwan Kamil, Tapi...


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler