Koarmada II Siapkan Personel dan Alutsista Menghadapi TAHG

Jumat, 20 Maret 2020 – 11:45 WIB
Asisten Operasi Pangarmada II Kolonel Laut (P) Isswarto pada acara pembukaan Latihan Peperangan Ranjau Tahun 2020 di Ruang Serbaguna Satran Koarmada II Surabaya, Kamis (19/3). Foto: Dispen Koarmada II

jpnn.com, SURABAYA - Sebagai salah satu armada yang menjadi kekuatan tempur laut TNI AL, Komando Armada (Koarmada) II harus selalu siap baik personel maupun alutsistanya dalam menghadapi beragam situasi dan kondisi negara.

Untuk itu diperlukan latihan rutin guna meningkatkan profesionalitas prajurit yang berkelas dunia.

BACA JUGA: Gubernur AAL: Ini Sesuai Perintah Mabes TNI AL

Terkait itu, Asisten Operasi Pangarmada II Kolonel Laut (P) Isswarto mewakili Panglima Koarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto, secara resmi membuka Latihan Peperangan Ranjau Tahun 2020 di Ruang Serbaguna Satran Koarmada II Surabaya, Kamis (19/3).

Panglima Laksda Heru dalam sambutan tertulisnya mengatakan pelaksanaan Latihan Peperangan Ranjau Tahun 2020 adalah bukti konkret jika Koarmada II benar-benar mempersiapkan diri untuk menghadapi Tantangan, Ancaman, Hambatan dan Gangguan (TAHG) yang ada.

BACA JUGA: Dandim Merauke: Ini Sesuai Perintah Jenderal Andika

“Latihan yang dilaksanakan memiliki urgensitas untuk meningkatkan dan mengukur tingkat kesiapsiagaan personel dan Alutsista unsur-unsur Satran Koarmada II dan unsur satuan lainnya, yang dilibatkan dalam latihan peperangan Ranjau Koarmada II sekaligus menguji doktrin serta kemampuan interoperabilitas antara Satran Koarmada II dengan satuan pendukung dalam Peperangan Ranjau,” ujar Heru.

Laksda Heru juga mengungkapkan bila kondisi lingkungan strategis pada level nasional, regional dan global berjalan sangat dinamis. Oleh karena itu, paradigma peperangan yang ada saat ini telah bergeser dari hal yang bersifat konvensional menuju ke sistem peperangan yang bersifat hibrida.

BACA JUGA: Kasal Tinjau Pembangunan Sarana dan Prasarana Pusat Latihan Tempur Marinir

Selanjutnya,  dia berharap seluruh peserta latihan yang berjumlah 302 orang mampu mengikuti kegiatan dengan baik mulai dari tahap Latihan Posko (Latposko) dan Manuver lapangan (manlap).

Dia  juga meminta prajuritnya untuk melaksanakan kaji ulang guna mengevaluasi pelaksanaan latihan yang dilaksanakan sehingga dapat memperbaiki pelaksanaan latihan berikutnya.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler