""Koboi"" Jalan Tol Ditangkap

Selasa, 09 Desember 2014 – 00:34 WIB

jpnn.com - SURABAYA - Hanya dalam hitungan jam, ''koboi'' misterius yang menghamburkan peluru di jalan tol Surabaya-Gempol arah Waru berhasil ditangkap polisi Sabtu malam (6/12). Ironisnya, pelaku berinisial Brigadir N adalah anggota Ditpolair (Direktorat Polisi Perairan) Baharkam (Badan Pemeliharaan Pengamanan) Polri. 

Pelaku ditangkap Polresta Malang saat mobilnya terlacak sedang mengitari Kota Malang.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos, mobil pelaku terlacak lewat nomor polisinya. Brigadir N pun ditangkap anggota Polresta Malang di tempat parkir sebuah perbelanjaan di Kota Malang.

Saat diperiksa, identitas pelaku terkuak. Brigadir N kemudian diserahkan ke Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan awal. 

Hasil pemeriksaan sementara, Brigadir N diketahui tidak membawa pistol seperti yang dimaksudkan korban. Namun, saat mobilnya diperiksa, petugas menemukan 25 butir amunisi jenis Colt 38 standar Polri. Brigadir N kemudian dibawa ke Mako Ditpolair Polda Jatim berikut barang bukti. 

Sementara itu, sumber di kepolisian mengatakan, Brigadir N sedang lepas dinas alias cuti.

Dia berdinas di Jakarta dan hendak pulang ke kampung halamannya di Malang. 

Motif pelaku belum diketahui karena penyelidikan masih berlangsung. Namun, kemungkinan dia hanya melampiaskan emosinya. 

Sementara itu, provost dari Baharkam Polri sore kemarin tiba di Surabaya untuk memeriksa pelaku. Rencananya, Brigadir N dibawa kembali ke Jakarta. ''Kami tidak memiliki wewenang untuk bertindak selain mengamankan terduga pelaku dan barang bukti. Biar pusat saja,'' ujar perwira berpangkat dua melati itu.

Kabidhumas Polda Jatim Awi Setiyono menjelaskan, bila terbukti seperti yang diceritakan korban, Brigadir N tergolong melakukan pelanggaran disiplin berat. 

''Ada empat pelanggaran. Pertama, yang bersangkutan sedang lepas dinas. Kedua, dia tidak sedang dalam keadaan terancam atau bahaya. Ketiga, ditemukan amunisi. Keempat, yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan surat izin memegang senjata,'' terang Awi.

Awi menambahkan, pihaknya sedang mengkroscek keterangan korban dan terperiksa. Ada sejumlah perbedaan keterangan. Korban mengatakan terjadi penembakan, sedangkan terperiksa membantah. ''Kami masih mengembangkan penyelidikan,'' ujarnya. 

Sebagaimana diberitakan, sekitar pukul 15.50 di tol Km 3 Gresik arah Dupak, si koboi melepaskan tembakan ke sebuah mobil lain yang dikendarai Indira. Pelaku yang naik Toyota Kijang LGX warna hitam bernopol B 8939 JQ kemudian melaju ke arah Waru. 

Menurut Indira, saat itu dirinya masuk tol Dupak arah Waru dan mengambil jalur tengah. Setelah kira-kira 1 kilometer, dia menyalip menggunakan jalur kanan. 

Tak disangka, tiba-tiba muncul mobil pelaku dari arah belakang di lajur yang sama. Karena menyangka aman-aman saja, Indira pun terus melaju. 

Namun, mobil yang semula berada di belakangnya tiba-tiba menyalip dari sisi kiri. Tidak hanya menyalip, kendaraan itu juga berusaha memepet mobil Indira. 

Pengemudi membuka kaca mobil, lalu mengacung-acungkan pistol ke arah Indira. Kemudian, menembakkan pistol ke arah aspal. ''Saya takut, kecepatan pun saya kurangi,'' tuturnya.

Tidak hanya sekali, pelaku kembali melepaskan tembakan ke arah kaca, tapi meleset. Karena aksi itu, Indira mengaku tidak berani menyalip. Laju mobilnya terus dikurangi. Namun, pelaku kembali melepaskan satu tembakan dan mengenai kap mobil. 

Indira yang bersama ibunya pun menginjak pedal gas dan berusaha mengejar pelaku. Dia bahkan membuka kaca jendela ketika berhasil memepet pelaku. Perempuan 22 tahun itu bahkan berteriak meminta pelaku berhenti. 

Ternyata, pelaku tidak berani. Indira melihat mimik pelaku yang terkejut karena tidak mengira sasarannya malah tambah berani.

Pelaku diketahui terus melaju ke arah Porong hingga Kota Malang. Sementara itu, Indira turun di Waru dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Taman. (shy/mas/ib)

BACA JUGA: Jaring 2 PSK dan Oknum TNI di Hotel

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polda Metro Buru Perampok di Taksi yang Masih Berkeliaran


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler