Komandan Kodim Terjun ke Lapangan Padamkan Api Karhutla

Sabtu, 05 Oktober 2019 – 09:16 WIB
Personel Tim Satgas Karhutla Kodim 0403/OKU memadamkan api kebakaran hutan dan lahan di Desa Gunung Batu, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur. Foto : Edo Purmana/Antara

jpnn.com, BATURAJA - Jajaran TNI Kodim 0403/OKU, turun tangan secara total memadamkan api karhutla di wilayah setempat.

Salah satu cara yang mereka terapkan adalah membuat sekat api memakai alat berat yang cukup efektif mencegah penyebaran api.  

BACA JUGA: HUT TNI Satu Perempuan Bakal Bertarung dengan Empat Prajurit

"Dengan penyekatan ini api tidak menyebar luas ke lahan lainnya. Alhamdulillah cara ini sangat efektif yang dibuktikan dengan tidak ada titik api lagi di kawasan tersebut," kata Komandan Kodim 0403/Ogan Komering Ulu, Letnan Kolonel Arm Agung Widodo, di Baturaja, 

"Alhamdulillah hanya berselang beberapa jam setelah kebakaran hutan dan lahan milik warga di Desa Gunung Batu, Kecamatan Cempaka, terjadi pada Rabu kemarin (2/9), kami dapat memadamkan api hingga tidak menyebar luas ke permukiman penduduk setempat," sambungnya.

BACA JUGA: Jokowi Pimpin Upacara Parade dan Defile HUT Ke-74 TNI

Dia mengemukakan, dalam penanganan kebakaran hutan-lahan, menerjunkan puluhan personel satgas TNI setempat dan sejumlah peralatan dan mobil pemadam kebakaran juga diterjunkan guna memadamkan api.

Selain itu, kata dia, mereka bersama tim satgas juga menyekat area yang terbakar menggunakan alat berat agar api tidak menyebar ke lahan lain.

BACA JUGA: Ketua MPR: TNI dan Seluruh Rakyat Indonesia Harus jadi Benteng Kedaulatan Bangsa

Dia menjelaskan, hingga saat ini mereka mencatat ada delapan titik panas di wilayah kerja Tim Subsatgas Kebakaran Hutan-Lahan Kodim 0403/OKU yang terjadi selama musim kemarau tahun 2019.

"Di wilayah Kodim 0403/OKU terdapat delapan titik hot spot karhutla yang berhasil kami tanggulangi dengan terjun ke lapangan bersama tim satgas untuk memadamkan api sehingga apinya tidak menyebar luas hingga menimbulkan kabut asap," tegasnya.

Dalam menanggulangi kebakaran hutan-lahan di sana, mereka membentuk sebanyak lima tim satgas gabungan dari personel TNI, polisi, BPBD Kabupaten OKU dan masyarakat setempat untuk memadamkan api.

"Setiap tim satgas yang berjumlah 10 orang ini disiagakan di beberapa kecamatan yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan," ujarnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler