Kombes Sambodo Bakal Ajari TransJakarta Cara Menekan Kecelakaan

Rabu, 08 Desember 2021 – 22:00 WIB
Kombes Sambodo Purnomo Yogo. Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengaku telah menganalisis rentetan kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Transjakarta.

Adapun, faktor utama penyebab kecelakaan ialah human error.

BACA JUGA: Direksi TransJakarta Dituding Menonton Tari Perut, Begini Kata Wagub Riza Patria

"Hasil analisa kami terhadap beberapa kecelakaan yang terjadi melibatkan Bus Transjakarta, sebagian besar karena human error atau kesalahan dari pihak driver," kata Sambodi di Polda Metro Jaya, Rabu (8/12).

Perwira menengah Polri itu mengakui memang adanya kelemahan pada sisi manajemen SDM di perusahaan Transjakarta.

BACA JUGA: Bus Tabrak Pejalan Kaki di Jaksel, TransJakarta Beri Respons Begini

Menurut Sambodo kesalahan yang dilakukan pengemudi memang hal yang sepele, tetapi dampaknya sangat fatal.

"Sopir mengantuk, sopir ke toilet, ada yang katanya akua menggelinding, dan ada dongkrak yang menggelinding. Tentunya ada prosedur-prosedur keamanan yang kurang ketat dalam pengawasannya dan mereka tidak melaksanakan dengan baik," kata Sambodo.

BACA JUGA: Wagub Riza Patria: Jadi Pengemudi Bus TransJakarta Tidak Mudah

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 itu mengaku sangat perihatin dengan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus TransJakarta.

Pasalnya, kata dia, Bus TransJakarta adalah transportasi publik yang menjadi kebanggaan Jakarta.

"Kan, Transjakarta icon Jakarta  Jadi, harusnya mereka lebih safety, dan lebih aman," kata Sambodo.

Oleh karena itu, lanjut Sambodo, pihaknya akan menggagendakan pertemuan dengan pihak TransJakarta.

Tujuannya, diharapkan ke depan kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan TransJakarta bisa dikurangi.

"Setidaknya tahun 2022 harus lebih baik, lebih hebat, lebih ketat pengawasannya dibanding tahun 2021," kata Sambodo Purnomo Yogo. (cr3/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : Adil
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler