Komdis PSSI Lambat Putuskan Kasus Persipura, Bakal Tegas atau Lembek?

Minggu, 06 Maret 2022 – 12:48 WIB
Starting line up pemain Persipura Jayapura dalam sebuah laga di Liga 1 2021/22. Foto: Liga Indonesia Baru

jpnn.com, JAKARTA - Kinerja Komite Disiplin (Komdis) PSSI layak dipertanyakan karena lambat memberikan keputusan terhadap kasus Persipura Jayapura yang menolak bertanding melawan Madura United pada 21 Februari lalu.

Pasalnya, sampai Minggu (6/3) atau hampir dua pekan, belum ada kejelasan.

BACA JUGA: Menanti Pekan Inisiasi Persiraja Terdegradasi, Kapan? Ini Hitungannya

Sebagai perbandingan, saat Komdis memutuskan pelaporan kasus match fixing di Liga 2 pada 2021 lalu, hanya dalam hitungan hari putusan langsung bisa diambil.

Padahal, secara kasus dan banyaknya orang yang harus dimintai keterangan, match fixing tentu saja lebih rumit dan panjang.Bayangkan, disidangkan mulai 1 Oktober 2021 pada 3 Oktober 2021 sudah ada keputusan.

BACA JUGA: Arema FC Kalahkan Barito Putera 2-1, Singo Edan Bikin Laskar Antasari Keok

Sementara itu, kasus Persipura sendiri sudah dilimpahkan ke Komdis sejak 23 Februari lalu. Dengan waktu lebih dari sepekan sejak pelaporan sampai hari ini, apa saja yang dilakukan oleh Komdis PSSI?

Match Fixing yang ribetnya minta ampun saja bisa selesai dalam tiga hari, mengapa soal Persipura yang laporan pertandingannya jelas dan kesalahannya sudah pasti mengapa begitu larut?

Mafhum apabila persoalan sanksi Komdis kepada Persipura ini lama. Pasalnya, masyarakat memiliki banyak pandangan soal kasus ini. Selain itu, kepentingan Persipura selalu dikait-kaitkan dengan kepentingan politik.

Saat dihubungi dan ditanya apakah sudah disidangkan, Ketua Komdis Erwin Tobing hanya memberikan jawaban singkat. Dia memastikan, dalam waktu dekat bakal segera diumumkan hasil keputusan Komdis PSSI tersebut.

"Iya, dalam waktu dekat diberi tahu, ya," katanya singkat.

Sekarang bola ada di PSSI, mampukah mereka bersikap tegas dan menjaga marwah kode aturan yang sudah disepakati atau malah lunak dan gemetar ketakutan mengambil sikap tegas ke klub anggotanya?(dkk/jpnn)


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler