Komentar-komentar Kasus Cebongan Hanya Bikin Gaduh

Minggu, 14 April 2013 – 13:09 WIB
JAKARTA -- Anggota Komisi Hukum DPR, Aboebakar Alhabsy, mengingatkan agar semua pihak menghindari statemen yang tidak perlu terkait peristiwa pembantaian empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan, Cebongan, Sleman, Yogyakarta yang melibatkan oknum anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Ia meminta semua pihak menahan diri supaya tak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu.

"Hindari statemen yang tidak perlu soal Cebongan, sebaiknya semua pihak menahan diri agar tidak timbul kegaduhan yang tidak perlu," kata Aboebakar, Minggu (14/4), di Jakarta.

Dia menyarankan, sebaiknya serahkan saja  proses selanjutnya pada prosedur penegakan hukum yang ada di negeri ini. "Untuk menunjukkan negara ini adalah negara hukum," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera, itu.

Demikian juga soal isu pelanggaran Hak Asasi Manusia, Aboebakar menyatakan, biarlah instansi yang berwenang bekerja sesuai dengan bidangnya. "Kita tunggu saja hasil kerja mereka," ungkap pria yang karib disapa Aboe, itu.

Ia menambahkan, bila pun ada informasi yang berkembang bahwa pascakejadian Cebongan tingkat kejahatan di Yogyakarta menurun, itu sebuah hikmah yang bisa dipetik dari peristiwa ini.

Sedangkan gelombang anti premanisme pascakejadian Cebongan haruslah direspon positif oleh kepolisian. "Sebagai penegak hukum kepolisian haruslah membuktikan adanya supremasi hukum, bukan preman yang berkuasa," pungkasnya. (boy/jpnn)


BACA ARTIKEL LAINNYA... Satu Kotak Hitam Sudah Dievakuasi

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler