Komunitas WNI di Luar Negeri Punya Peran Srategis Merangkul Pekerja Migran Indonesia

Jumat, 16 Juni 2023 – 21:29 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat berbicara dalam pertemuan dengan perwakilan Diaspora dan PMI di Kantor KBRI Rabat, Maroko, Kamis (15/6). Foto: Dokumentasi Humas Kemnaker

jpnn.com, RABAT - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan komunitas warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri memiliki peran strategis dalam merangkul pekerja migran Indonesia (PMI).

Ini mengingat PMI memiliki potensi cukup besar bagi pembangunan Indonesia, khususnya di daerah asalnya.

BACA JUGA: Menaker Ida Fauziyah Ungkap Kunci Terwujudnya Keadilan dan Perlindungan Hak-Hak Pekerja

Menaker Ida mengungkapkan isu pekerja atau buruh migran sangat kompleks dan dinamis mengikuti perkembangan peradaban manusia sebagai aktor utamanya.

Sementara, pemerintah memiliki komitmen kuat untuk melindungi kepentingan PMI beserta keluarganya, dalam mewujudkan pemenuhan hak bagi pekerja migran, baik sebelum bekerja, selama bekerja maupun setelah bekerja.

BACA JUGA: Penuhi Kebutuhan Perusahaan, Kemnaker Komitmen Konsolidasikan Informasi Suplai Pasar Kerja

Mantan anggota DPR itu mengatakan banyak negara penempatan yang menyukai para PMI, karena dikenal sebagai pekerja yang santun, baik dan kompeten.

"Karena itu, mari kita mempromosikan dan menjaga nama baik PMI yang tentu akan berdampak pada nama baik Indonesia,” kata Menaker Ida Fauziyah ketika melakukan pertemuan dengan perwakilan Diaspora dan PMI di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Rabat, Maroko, Kamis (15/6).

Menaker Ida menyebutkan berdasarkan data penempatan PMI, sejak 2018 hingga April 2023, penempatan PMI ke Maroko masih sangat minim, yaitu hanya berjumlah 47 orang yang bekerja di sektor perhotelan atau pariwisata.

“Ke-47 PMI tersebut telah terdaftar di sistem Pemerintah Indonesia. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi PMI, antara lain dalam layanan perlindungan sebagai WNI,” beber Menaker Ida.

Dalam pertemuan dengan PMI dan diaspora Indonesia di Maroko, Menaker Ida Fauziyah berpesan untuk dapat membangun hubungan baik dengan perusahaan, rekan kerja dan KBRI Rabat.

Selain itu, dia juga meminta para PMI dan diaspora Indonesia agar mematuhi semua peraturan-peraturan yang berlaku.

Menurut Menaker Ida, kesempatan bekerja di luar negeri bukan hanya untuk memperoleh penghasilan, tetapi juga dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan.

“Bekerjalah dengan penuh rasa syukur, sehingga saudara-saudara dapat mencerminkan citra bangsa Indonesia, yaitu bangsa yang besar, santun, taat aturan, dan bangsa yang unggul SDM-nya serta selalu menjaga marwah kehormatan bangsa,” pesan Menaker Ida Fauziyah. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler