Konflik Hanura: Bahasa Wiranto Masih Bersayap

Sabtu, 20 Januari 2018 – 15:37 WIB
Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto dicap belum sepenuh hati menyelesaikan konflik internal partai yang dia dirikan tersebut.

Pandangan tersebut muncul, karena sampai saat ini belum terlihat langkah konkret yang diambil pria yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) tersebut.

BACA JUGA: Hanura Pecah, Dua Figur Ini Bisa Menjadi Jalan Tengah

"Harusnya Wiranto yang turun, tapi sampai saat ini beliau terkesan selalu menggunakan bahasa bersayap," ujar pengamat politik Hendri Satrio kepada JPNN, Sabtu (20/1).

Akibatnya, kata pengajar di Universitas Paramadina ini, sikap Wiranto diterjemahkan berbeda-beda oleh masing-masing kubu. Baik itu oleh kubu Oesman Sapta Odang (Oso) maupun Daryatmo.

BACA JUGA: Hanura Kubu Daryatmo: Kami Bukan Kekuatan Cek Kosong

"Kalimatnya kan menyatakan, 'ikuti AD/ART, saya bersama Anda, terus berjuang'. Itu kan akhirnya diterjemahkan masing-masing kubu sebagai bentuk dukungan," ucapnya.

Menurut Hendri, Wiranto sebaiknya segera menggunakan bahasa yang tegas. Paling tidak, berinisiatif mempertemukan dua kubu yang bertikai. Dengan demikian, permasalahan menjadi jelas.

BACA JUGA: Pasek Suardika Cs Dikeluarkan dari Kepengurusan Hanura

Saat ditanya, apakah Presiden Joko Widodo perlu turun tangan, karena Hanura partai koalisi pemerintah dan telah menyatakan dukungan bagi Jokowi kembali, Hendri menyatakan tidak perlu.

"Enggak perlu, ini (persoalan) kecil. Cukup Wirato saja yang turun," pungkas Hendri. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Konflik Hanura: Daryatmo Cs Temui Menteri Yasonna, Tertutup!


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler