Konon, Persoalan Jokowi dan PDIP Bermula dari Urusan Tiga Periode

Rabu, 25 Oktober 2023 – 17:06 WIB
Politikus PDIP Adian Napitupulu ungkap alasan tak hadiri Rakernas Projo. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) PDI Perjuangan Adian Napitupulu mengungkap parpolnya dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memiliki persoalan.

Dia menduga persoalan itu karena PDIP menolak keinginan Jokowi agar masa jabatan presiden ditambah menjadi tiga periode.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Bakal Kunker ke Sumatera Selatan, TNI-Polri Siap Mengamankan

"Nah, ketika kemudian ada permintaan tiga periode, kami tolak. Ini masalah konstitusi, ini masalah bangsa, ini masalah rakyat, yang harus kita tidak bisa setujui,” kata Adian kepada awak media, Rabu (25/10).

Legislator Komisi VII DPR RI itu mengatakan PDIP tidak ingin mengkhianati konstitusi sehingga menolak permintaan perpanjangan masa jabatan presiden.

BACA JUGA: Jokowi Mengabulkan Permohonan Pengunduran Diri Rosan Roeslani dari Posisi Wamen BUMN

"Menjaga konstitusi adalah menjaga republik ini. Menjaga konstitusi adalah menjaga bangsa dan rakyat kita,” ucap Adian.

Aktivis prodemokrasi itu menyadari ada pihak yang marah setelah PDIP menolak keinginan memperpanjang jabatan presiden.

BACA JUGA: Adian Ungkap Akar Persoalan Jokowi dan PDIP, Ternyata

PDIP, kata Adian, tidak memusingkan pihak yang menolak karena parpol berlambang Banteng moncong putih ingin tegas terhadap konstitusi.

“Kalau ada yang marah karena kami menolak penambahan masa jabatan tiga periode atau perpanjangan, bukan karena apa-apa, itu urusan masing-masing,” lanjut dia.

Adian mengaku tidak antipati dengan Jokowi, meskipun legislator Daerah Pemilihan I Jawa Barat itu menyesalkan perubahan sikap Jokowi terhadap PDIP. 

Terlebih lagi, katanya, PDIP sudah memberi semua bagi Jokowi dan keluarga demi menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden RI.

“Ada sejarah begini, dulu ada yang datang minta jadi wali kota dapat rekomendasi, minta rekomendasi, dikasih. Minta lagi dapat rekomendasi, dikasih lagi, lalu minta jadi gubernur, minta rekomendasi, dikasih lagi, lau minta jadi calon presiden, minta rekomendasi dikasih lagi," ujar Adian.

Namun, kata dia, PDIP saat ini memilih fokus memenangkan Bakal Capres-Cawapres 2024 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

"Tugas saya menggalang suara, menggalang kekuatan untuk memenangkan Ganjar," ujar Adian. (ast/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Inilah Perintah Jokowi kepada Kasad yang Baru, Ada Misi soal Pemilu


Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler