Konser Pas Band Ricuh, Seorang Penonton Kepalanya Bocor

Minggu, 19 Oktober 2014 – 06:26 WIB

jpnn.com - TASIK – Konser grup musik Pas Band memeriahkan HUT ke-13 Kota Tasikmalaya  di Lapangan Upacara Dadaha tadi malam diwarnai kericuhan.

Pada konser tersebut, grup band asal Bandung yang digawangi oleh Yukie (vokal), Bambang Sutrisno alias Trisno (bass), Bambang Sutejo alias Bengbeng (gitar) dan Agus Tegus Prakosa Andarusman alias Sandy (drum) ini menyanyikan 13 lagu.  

BACA JUGA: Minta Gubernur Jatim Desak Bupati/Wali Kota Tuntaskan Verval

Sebelum menyanyikan lagu pertama yang berjudul Kumerindu, Yukie menyapa penonton. Sang vokalis menyebutkan bahwa terakhir kali konser di Tasik itu sekitar tiga tahun yang lalu.

Ribuan penonton yang memenuhi Lapangan Dadaha itu pun berjoget dan ikut menyanyikan lagu Kumerindu. Namun, saat lagu ketujuh berjudul Gladiator dinyanyikan terjadi keributan penonton.

BACA JUGA: Bus Terjun Ke Jurang, 5 Tewas

Beberapa penonton yang mayoritasnya laki-laki itu saling pukul. Berkat kesigapan aparat keamanan, keributan mereda, beberapa provokator kericuhan diamankan dan konser dilanjutkan.

Sang vokalis meminta penonton agar tidak saling dorong dan membuat kericuhan lainnya. “Aman! Aman!” teriak Yukie kepada penonton.  Yukie pun mengucapkan selamat ulang tahun Kota Tasikmalaya ke-13.

BACA JUGA: Elpiji 3 Kg Banyak Ditimbun

Namun, saat lagu berjudul Impresi dinyanyikan penonton kembali ribut. Aparat keamanan kembali bekerja keras meredam kericuhan. Pas Band menutup konsernya dengan menyanyikan lagu Aing Pendukung Persib. Diketahui, akibat kericuhan dalam konser tersebut seorang siswa SMK di Kota Tasikmalaya berinisial Ar mengalami luka robek di bagian kepalanya.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Noffan Widyayoko SIK mengatakan diduga kepala pria berusia 17 tahun itu bocor akibat dihantam benda tumpul.

“Benda tumpul bergerigi, ada kemungkinan dengan batu,” ungkapnya saat dikonfirmasi Radar Tasikmalaya (Grup JPNN.com) melalui sambungan telepon tadi malam.

Ar dilarikan ke Puskesmas Kahuripan Kecamatan Tawang untuk mendapatkan pertolongan pertama. Pelajar SMK itu cukup banyak mengeluarkan darah dan mendapat beberapa jahitan.

Pihaknya, kata Noffan, belum mengetahui siapa pelaku yang memukul Ar. Untuk sementara, Ar diamankan di Polsek Tawang untuk dimintasi keterangan lebih lanjut. Apalagi kesadaran korban juga belum normal karena dipengaruhi minuman alkohol.

“Kita amankan dulu. Dia juga belum sadar,” tandasnya. (rga/mg11)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Honorer K2 Jatim Lakukan Pendekatan ke Gubernur


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler