Konsumsi Pertamax di SPBU Tol Naik 20 Persen

Minggu, 10 Juni 2018 – 13:36 WIB
Kiosk Pertamax yang disiapkan Pertamina untuk memenuhi stok BBM selama arus mudik. Foto dok Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - Padatnya arus mudik kendaraan sudah terlihat. Hal ini berimbas pada konsumsi harian bahan bakar minyak (BBM) PT Pertamina, terutama di SPBU yang berada di tol mulai menunjukkan kenaikan.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III Dian Hapsari Firasati menjelaskan, kenaikan permintaan terutama terjadi pada produk gasoline. Kenaikan tertinggi terjadi pada jenis Pertamax yaitu sekitar 20 persen dibandingkan kondisi normal.

BACA JUGA: Arus Mudik di Bandara Soetta Mulai Padat

"Berdasarkan pantauan kami permintaan terus meningkat seiring padatnya kendaraan. Hingga hari ini, kenaikan yang paling tinggi adalah Pertamax," ujar Dian dalam siaran persnya, Minggu (10/6).

Meningkatnya permintaan bukan saja di SPBU, namun juga di fasilitas kios BBM Kemasan.

BACA JUGA: Masuki Libur Lebaran, Konsumsi Pertamax Naik 24 Persen

"Terutama di titik yang habis mengalami kepadatan cukup tinggi biasanya konsumen langsung mengisi BBM kemasan. Ini terlihat di KM 33," tambahnya.

Hal ini juga sejalan dengan kondisi secara nasional. Berdasarkan data Satgas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2018 Pertamina pada Sabtu siang, 9 Juni 2018, penyaluran Pertamax secara nasional sudah mencapai 22,1 juta liter.

BACA JUGA: Tak Hanya Fokus BBM, Pertamina Genjot Penjualan Musicool

Pada kondisi normal, penyaluran rata-rata Pertamax sebesar 17,8 juta liter.

Sementara itu, produk unggulan untuk kendaraan diesel yakni Dex naik 6 persen menjadi 773 ribu liter, dibandingkan rata-rata harian normal 729 ribu liter.

“Untuk menjaga penyaluran distribusi BBM ini, Pertamina siaga melakukan monitoring dan distribusi sesuai dengan kebutuhan konsumen," tandas Dian.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Yuk Sebelum Mudik, Siapkan Nomor Telepon Penting Ini!


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler