Kontroversi Trump Bakal Picu Perang Dunia Ketiga?

Selasa, 12 Desember 2017 – 06:17 WIB
Presiden Donald Trump di Sidang Umum PBB. Foto: AFP

jpnn.com, JAKARTA - Pakar Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia Suzie Sri Suparin S. Sudarman menilai, memanasnya konflik Israel-Palestina masih sebatas peperangan kata-kata.

Karena itu belum tentu bakal mengakibatkan perang dunia ketiga.

BACA JUGA: Ditolak Uni Eropa, Netanyahu Tetap Sebut Yerusalem Ibu Kota

Memanasnya hubungan Israel-Palestina dipicu pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berencana memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke kota suci tiga agama di dunia tersebut.

BACA JUGA: Netanyahu Gagal Lagi, Uni Eropa Tolak Ikuti Jejak Trump

"Belum pasti. Sekarang masih perang dengan kata-kata, retorika, psywar. Jadi belum tentu memicu peperangan," ujar Suzie kepada JPNN.

Direktur Pusat Kajian Wilayah Amerika di Universitas Indonesia ini menilai, masih banyak negara-negara di dunia yang cinta damai.

BACA JUGA: Fadli Zon: Donald Trump Merusak Perdamaian Dunia

Karena itu tidak akan mudah terprovokasi, sampai terpengaruh mengerahkan pasukan militer ke Palestina.

"Pemerintahan Presiden Joko Widodo telah melakukan tindakan dan lobi-lobi kuat di kalangan negara OKI. Ini penting, karena pemerintahan negara-negara mayoritas muslim terkesan tidak terlalu menunjukkan kepedulian soal Palestina. Palestina justru menunggu inisiatif AS," katanya.

Pemerintah Joko Widodo, kata Suzie, berupaya agar masalah pelik yang ada tidak menjadi bola salju internasional.

Karena interconnectivity sangat membahayakan alur perdamaian dan perdagangan internasional, terutama bagi Indonesia yang sedang berbenah diri.

"Penciptaan rasa aman dan terus mengupayakan kesejahteraan rakyat Indonesia penting diutamakan," pungkas Suzie.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Konon Habib Novel Siap Usir Israel dari Palestina


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler