Korban Banjir Capai 2.409 Jiwa, 20 KK Mengungsi ke Rumah Keluarga Ahok

Rabu, 19 Juli 2017 – 03:59 WIB
Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Babel. Foto: BNPB

jpnn.com, BELITUNG TIMUR - Sedikitnya ada 2.409 jiwa terpaksa mengungsi akibat banjir besar yang melanda Pulau Belitung dalam sepekan ini.

Mereka tersebar di sejumlah posko Kecamatan dan posko darurat lainnya yang telah didata anggota Tagana.

BACA JUGA: Sriwijaya Air Group Gratiskan Pengiriman Bantuan ke Beltim

"Di beberapa titik lokasi. Ada di Sukamandi, Manggar, yang di Gantung ada di (masjid) Al Makmur, Kantor Camat dan Polsek Gantung," ujar Koordinator Tagana Kabupaten Beltim, Mahroni Hidayat ketika dihubungi Belitong Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa (18/7) malam.

Dijelaskan Dayat, selain titik lokasi tersebut, ada sekitar 20 kepala keluarga juga mengungsi di rumah keluarga Ahok (Basuki T Purnama) di jalan KA Bujang Desa Gantung.

BACA JUGA: Insyaallah… Logistik untuk Korban Banjir Beltim Tiba Hari Ini

Dikabarkan bahwa pihak keluarga Ahok juga membuka dapur umum bagi warga yang mengungsi di sana.

"Ada juga warga yang mengungsi ke rumah keluarga Pak Ahok, tim kita sudah menjangkau ke sana dan kita support logistik dan kebutuhan lainnya," jelas Dayat.

BACA JUGA: Kerusakan Infrastruktur di Beltim Cukup Parah, Ini Dia Daftarnya

Disinggung mengenai kabar banyak warga yang masih terjebak di rumah atau memilih bertahan di rumah masing-masing, Dayat tegas memastikan bahwa semua sudah terevakuasi.

Meski demikian, tim Tagana tetap melakukan penyisiran karena khawatir ada warga yang terjebak.

"Kita juga pantau medsos, ada kabar yang menyatakan sebanyak 20 nelayan terjebak di dekat jembatan Gantung tapi tidak ada. Begitu pula ada warga terjebak di danau Nujau, kita juga cek dan dipastikan tidak ada," kata dia.

Meski banyak informasi yang simpang siur kebenarannya, Dayat menyatakan tim Tagana tetap tanggap siaga karena bagian dari tanggungjawab.

"Sampai saat ini tim Tagana tetap siaga. Total sebanyak 76 anggota Tagana full bekerja meskipun memang terkuras tenaga. Memang mereka disebar di Kecamatan dan Desa masing-masing sambil terus standby dan mengupdate data terkini," tandasnya.(mg1)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Banjir Parah, 1.300 Warga Belitung Timur Terpaksa Mengungsi


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler