Korban Penembakan Ingin Cepat Pulang Kampung

Rabu, 11 Januari 2012 – 08:36 WIB

BANDA ACEH -- Empat korban penembakan di Aceh yang masih dirawat inap di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Zainoel Abidin, yaitu Hasan dan Abdul Wahid juga Agus Sowetnyo dan Sutiko Anas, berangsur sembuh. Anas dan Agus, korban tembak di Simpang Aneuk Galoung, sudah keluar dari ruang ICCU dan saat ini dirawat di ruang inap biasa.
 
“Keempatnya dalam proses penyembuhan luka. Malahan Hasan dan Abdul Wahid, korban tembak Bireuen, sedang menunggu jadwal kepulangan ke kampung halamannya Jember, Jawa Timur. Untuk Hasan, kita lihat dalam 3 hari ini. Kalau semuanya, Ok, kita perbolehkan pulang,” kata Wakil Direktur RSUDZA Lampriet Kota Bandaaceh, Dr Mohammad Andalas, Sp.OG, kepada Rakyat Aceh (Grup JPNN), Selasa (10/01).
 
Andalas mengungkapkan, Hasan sudah berulang kali merengek minta pulang, apalagi keluarganya yang di Jawa hampir setiap menit menelepon agar segera pulang. Sementara itu, Abdul Wahid, malahan ikut menjaga Hasan dan hanya menunggu kondisi Hasan diperbolehkan dokter untuk pulang.
 
Sedangkan kondisi Agus, ujar Andalas, buang air besar masih dari perutnya dikarenakan ususnya yang robek berat akibat luka tembak dan pihak RSUDZA sudah mengoperasinya dengan memotong usus yang sobek itu. Diperkirakan 3 bulan lagi, operasi lanjutan akan dilakukan agar BAB-nya bisa melalui anus kembali.
 
Hanya saja, ucapnya, untuk operasi lanjutan itu Agus lebih memilih di rumah sakit Semarang saja. Pascaoperasi usus setelah insiden penembakan di Simpang Aneuk Galoung, luka Agus sudah membaik.
 
Ia juga menyebutkan kondisi Anas, korban tembak lainnya, juga berangsur membaik. Proyektil yang sebelumnya bersarang di bahu kirinya, kini telah diangkat. Setelah operasi mengangkat proyektil itu, proses penyembuhan Anas, terlihat tidak ada keluhan infeksi atau bisa dikatakan tidak lama lagi, bisa pulang kampung.
 
Dia bilang, keempat pasien luka tembak ini, tidak sabaran untuk kembali ke kampung halamannya. Hampir setiap dokter yang memeriksa kondisi kesehatannya, selalu ditanyai kapan bisa keluar dari rumah sakit.  (ian)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Harga Semen Tembus Rp95 Ribu per Sak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler