Kosgoro 1957 DKI Jakarta Dukung Airlangga jadi Cawapres

Jumat, 03 Agustus 2018 – 10:40 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Presiden Joko Widodo. Foto: Kosgoro 1957 for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ormas KOSGORO 1957 se-DKI Jakarta menyatakan dukungannya kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto untuk terus melayani bangsa Indonesia sebagai calon wakil presiden (Cawapres) dari Presiden Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) I, KOSGORO 1957 Provinsi DKI Jakarta, H. Slamet N. Riyadi di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (3/8).

BACA JUGA: Giliran Tokoh Pemuda NTT Dukung AHY Maju di Pilpres 2019

Dalam kesempatan itu, Slamet N Riyadi didampingi oleh Sekretaris PDK I, H. Ade Iman Pribadi; Bendahara PDK I, H. Hery Hermawan; dan Mas Richard Moertidjaya selaku Ketua PDK II, KOSGORO 1957 Kota Administrasi Jakarta Utara.

Menurut Slamet Riyadi, sektor yang paling fundamental dalam sebuah bangsa dan negara adalah sektor ekonomi. Pasalnya, di dalam sektor tersebut terdapat kebutuhan paling mendasar dari warga negara yang perlu dikelola dan diberdayakan secara baik.

BACA JUGA: Demokrat Yakin AHY Bakal jadi Cawapres Prabowo

“Pada sektor tersebutlah harkat dan martabat sebuah bangsa dan negara dipertaruhkan,” tegas Slamet.

Secara organisatoris, menurut Slamet Riyadi, KOSGORO 1957 DKI Jakarta mengapresiasi kinerja dari pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam berbagai sektor. Namun apabila ditanya kepada publik masalah apa yang merupakan Top of Mind dari pemerintahan Presiden Jokowi, maka publik pasti akan menjawab ekonomi sebagai sektor yang terlemah khususnya pada bidang riil, moneter dan keuangan. Meski begitu, Kosgoro 1957 menilai bidang industri telah memberi sumbangsih pertumbuhan paling pesat sepanjang sejarah di Republik ini.

BACA JUGA: Sepertinya Ada Hal Tak Logis dari SBY soal AHY

Pandangan senada disampaikan Mas Richard Moertidjaya. Richard yang juga praktisi hukum ini mengatakan Presiden Jokowi membutuhkan figur cawapres yang telah memiliki karya nyata kepada Republik ini. Selain itu, cawapres adalah figur yang memiliki pengalaman praktis di dalam sektor publik maupun sektor privat (swasta), berpengalaman di dalam legislatif maupun eksekutif, memiliki landasan akademis yang mumpuni, multi-talenta, dan memiliki jaringan internasional yang luas.

Hal ini diperlukan untuk dapat menggapai visi besar yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi. “Kompetensi ini dipandang hanya ada didalam figur Airlangga Hartarto,” kata Richard.

“Presiden Jokowi memiliki visi yang besar, hal itu wajib diimbangi oleh para pembantu Beliau. Posisi Wakil Presiden wajib diamanahkan kepada seseorang yang paling kompeten dan paling berpengalaman untuk menjawab permasalahan yang paling fundamental yang sedang dialami oleh bangsa ini. Airlangga adalah seorang teknokrat bersih dan profesional yang telah memiliki karya nyata bagi Republik ini hingga level internasional,” pungkas Richard Moertidjaya.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Yakinlah, PKS Tak Akan Ngotot Sodorkan Cawapres ke Prabowo


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler