Kualifikasi Piala Dunia 2022: Indonesia vs Malaysia, Beda Gaya Permainan

Rabu, 04 September 2019 – 05:37 WIB
Penyerang Timnas Indonesia Alberto 'Beto' Goncalves. Foto: Michael Siahaan/Antara

jpnn.com, JAKARTA - Pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Timnas Indonesia vs Malaysia, akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/9), mulai pukul 19.30 Wib.

Penyerang timnas Indonesia Alberto 'Beto' Goncalves mengatakan, kecepatan dan kedewasaan dalam pertandingan akan menjadi kunci skuatnya untuk menaklukkan Malaysia.

BACA JUGA: Kualifikasi Piala Dunia 2022: Indonesia vs Malaysia, Waspadai Bola Mati

"Kami memiliki peluang emas untuk menang," ujar Beto usai menjalani latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Selasa (3/9) malam.

Berdasarkan pengalamannya mencicipi sepak bola Malaysia kala berseragam Penang FA tahun 2015-2016, Beto menilai tempo sepak bola Negeri Jiran lebih pelan daripada Indonesia.

BACA JUGA: Timnas Indonesia vs Malaysia: Apakah Pak Jokowi Datang ke GBK?

Hal itu karena Malaysia lebih suka menguasai bola dengan operan-operan pendek dari kaki ke kaki.

BACA JUGA: Kualifikasi Piala Dunia 2022: Indonesia vs Malaysia, Waspadai Bola Mati

BACA JUGA: Kualifikasi Piala Dunia 2022 Timnas Indonesia vs Malaysia: Saddil Sepakat dengan Andik

Sementara di Indonesia, tim-tim lebih suka berlaga dengan memanfaatkan kecepatan para pemain. Hal ini yang menular ke timnas Indonesia.

"Secara keseluruhan, sepak bola Indonesia lebih maju dan lebih cepat. Permainan kami juga lebih dewasa," kata Beto, yang sudah merumput di Indonesia sejak tahun 2009.

Bagi Beto, pertandingan menghadapi Malaysia pada Kamis (5/9) akan menjadi yang pertama sejak dia memperkuat timnas Indonesia pada tahun 2018.

Namun, rivalitas yang hangat di antara kedua tim sudah dirasakan Beto bahkan sebelum dia menjadi warga negara Indonesia. Dia juga mengetahui bagaimana kecewanya Indonesia ketika dikalahkan Malaysia di final Piala AFF 2010.

Hal itulah yang membuat dirinya menilai pertandingan kontra Malaysia sesuatu yang penting.

"Masih ada rasa sakit ketika final Piala AFF 2010 itu. Akan tetapi, saya optimistis kami bisa menang di laga yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia ini. Para pemain timnas Indonesia akan fokus dan bekerja keras untuk meraih tiga poin," tutur penyerang berusia 38 tahun tersebut. (Michael Teguh AS/ant/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kualifikasi Piala Dunia 2022: Timnas Indonesia vs Malaysia, Semoga Bisa seperti 2010


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler