Kualitas Santan Kelapa Bergantung pada Kemasan yang Baik

Jumat, 15 November 2019 – 19:00 WIB
Ilustrasi santan kelapa. Foto : Pixabay

jpnn.com - TETRA Pak Indonesia mengajak ahli keamanan pangan dan pelaku industri kuliner untuk membahas secara khusus topik kebaikan santan kelapa kemasan.

Ini dibahas dalam diskusi 'Melindungi Kebaikan Santan Kelapa Indonesia'.

BACA JUGA: Santan Kelapa Jadi Resep Michelle Ziudith Merawat Rambut

Salah satunya yang dibahas khusus adalah peran kemasan dalam memastikan aspek keamanan pangan pada santan kelapa untuk didistribusikan ke seluruhpelosok Indonesia hingga pasar ekspor luar negeri.

Menurut Dr.-Ing. Azis Boing Sitanggang, Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui ini bisa dilakukan melalui teknologi Ultra High Temperature (UHT) yang memanaskan produk santan kelapa kemasan pada 140 o C dalam waktu 8- 15 detik sehingga kondisi sterilitas komersial ini telah tercapai (F o ≥ 3 menit).

BACA JUGA: Bea Cukai Bantu Ekspor Perdana Santan Kelapa dari Palembang

"Dengan demikian, mikroba target berupa Clostridum botulinum, dan mikroorganisme patogen maupun pembusuk yang terdapat dalam produk tersebut telah dimusnahkan. Implikasi dari proses ini adalah produk dapat bertahan lebih lama jika disimpan pada suhu ruang; dan waktu proses yang relatif cepat dapat menjaga nutrisi dan rasa alami dari santan kelapa tersebut," papar Dokter Azis.

Artinya, kata dia, konsumen tidak perlu lagi ragu untuk memanfaatkan produk ini sebagai bahan dasar dan pelengkap makanan dan minumannya.

Dia mengelaborasikan lebih lanjut bagaimana teknologi proses dan pengemasan bisa menjawab tantangan perluasan distribusi produk santan kelapa kemasan.

Lebih lanjut, menurutnya, dengan memerhatikan kondisi kemasan yang baik (tidak penyok, tidak adanya penggelembungan) dan disertai dengan informasi pelabelan yang sesuai dengan peraturan (informasi kedaluwarsa, nomor registrasi produk, dan lainnya), maka konsumen seharusnya tidak perlu ragu untuk menggunakan produk santan kelapa kemasan.

Sebagai salah satu negara produsen kelapa terbesar di dunia hingga mencapai 17.7 juta pada tahun 2016 1 , secara umum banyak konsumen Indonesia yang memanfaatkan kelapa sebagai kopra, minyak kelapa, hingga santan yang sering menjadi bahan dasar atau pelengkap kekayaan kuliner nusantara.

Sementara itu, John Jose, Marketing Director Tetra Pak Malaysia, Singapura, Filipina dan Indonesia mengatakan bahwa Indonesia patut merasa bangga menjadi salah satu penghasil kelapa terbesar dunia.

Ada peluang yang cukup besar untuk bisa mendistribusikan santan ke seluruh Indonesia dan bahkan ke negara lain.

"Kehadiran teknologi pengolahan dan pengemasan aseptik Tetra Pak merupakan cara yang tepat untuk mengatasi tantangan distribusi logistik yang ada. Santan segar yang terjaga kealamian dan nutrisinya bisa dikemas dan distribusikan secara merata bahkan hingga ke pelosok terpencil di seluruh wilayah Indonesia dan dunia," tuturnya.

 

Memahami kebutuhan tersebut, Tetra Pak Indonesia, selaku perusahaan global terkemuka pada pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman menyadari pentingnya memberikan informasi yang tepat kepada ibu rumah tangga agar tidak ragu memanfaatkan kebaikan santan kelapa kemasan.

Melalui serangkaian teknologi pemrosesan dan pengemasan, beragam kebaikan santan kelapa kemasan yang bisa dinikmati oleh konsumen meliputi rasa dan nutrisi yang terlindungi melalui teknologi UHT dan kemasan aseptik dari Tetra Pak, sehingga tidak membutuhkan pengawet.

Kemudian, praktis dan tidak membutuhkan waktu lama saat menyiapkan sehingga dapat dipakai secara langsung.

Selain itu aspek kebersihan dan higienitas yang terjaga melalui kemasan aseptik dan tersedia dalam beragam ukuran kemasan sehingga cocok untuk beragam masakan dan minuman.

“Sesuai dengan visi perusahaan kami yakni Melindungi Yang Baik, kami ingin menjawab kebutuhan konsumen yang mencari solusi produk praktis namun tetap menjaga kebaikan nutrisi bagi keluarga. Dengan melihat kehadiran logo kami yang merupakan wujud perlindungan menyeluruh pada produk santan kelapa kemasan, para ibu rumah tangga sebaiknya tidak perlu lagi ragu untuk menggunakannya dalam setiap sajian kuliner yang akan disajikan pada anggota keluarga. Selain
santan, perusahaan kami telah bermitra dengan beragam industri makanan minuman Indonesia seperti susu, teh, kopi, jus, air kelapa, yoghurt, dan lainnya," tegas Panji Cakrasantana, Marketing Manager Tetra Pak Indonesia. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler