Kuasai Pasar Tablet, Advan Targetkan 45 Persen pada 2017

Minggu, 27 November 2016 – 13:20 WIB
Advan. Ilustrasi. Foto IST

jpnn.com - JAKARTA - Advan, mampu menguasai pasar tablet di Asia Pasipic dalam kuantiti penjualan. Hingga kuartal keempat 2016 ini, Advan mampu menguasai pasar tablet sekitar 35 persen.    

Hadirnya tablet, juga mendorong tingginya penggunaan internet. Data terakhir dari Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) mengatakan, lebih dari setengah penduduk Indonesia, yakni 132,7 juta orang kini telah terhubung ke internet.

BACA JUGA: Senang Berkomunikasi, Orang Indonesia Belum Kreatif Menciptakan Teknologi

Potensi pasar yang cukup seksi menjadi pemacu Advan untuk terus melakukan inovasi teknologi dengan merilis tablet berkualitas dan berdaya saing.
Prestasi tablet Advan sepanjang 2016 pun  mengkilap dengan menguasai pangsa pasar 35 persen.

“Ini buah dari konsistensi. Inovasi teknologi menjadi keharusan agar produk kami bisa bersaing dan menjadi pilihan utama konsumen,” ungkap Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan Digital.  

BACA JUGA: Smartfren Luncurkan Paket Streaming Musik Tanpa Batas

Salah satu Tablet Advan yang menjadi primadona tahun ini adalah Advan Vandroid i7. Tablet ini memiliki teknologi unggulan yakni EyePRO pada layar.
Teknologi ini mampu melindungi mata dari radiasi sinar biru (blue light) yang dipancarkan dari produk elektronik. Teknologi eyePRO merupakan lapisan Nano Optical Film yang bisa mengurangi sinar biru hingga 40 persen.

Dari sisi processor, i7 dilengkapi dengan Quad-Core 1.0 GHz chipset Mediatek MT8735 dan GPU Mali 720 serta kamera kamera utama 5 MP dan kamera depan 2 MP. Sementara untuk urusan konektivitas sudah mendukung jaringan 4G LTE.

BACA JUGA: ITS Kirim 2 Robot Berlaga di Beijing

Beragam teknologi tersebut, lanjut Tjandra,  Advan Vandroid i7 hanya dibanderol  dengan harga Rp. 1.249.000.

"Tak heran jika tablet ini diburu konsumen Indonesia, sampai kuartal 4 tahun ini, Advan Vandroid sudah terjual puluhan ribu unit," kata dia.

Menurut Tjandra, kontribusi tertinggi berasal dari Jabodetabek 25 persen, Jawa Timur 22 persen, Jawa Barat 20 persen, Jawa Tengah dan DIY 15  ersen. Sisanya, 18 persen dari luar Jawa.(chi/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... WOW! Giliran Akun FPI Ditutup Server Instagram


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler