Kunjungi Bangladesh, Marty Singgung soal Rohingya

Jumat, 15 Maret 2013 – 20:31 WIB
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Marty Natalegawa melakukan kunjungan kerja ke Dhaka, Bangladesh. Pada hari pertama kunjungannya, Kamis (14/3) kemarin, Marty melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Bangladesh Dr. Dipu Moni.

Ini kali pertamanya Marty mengunjungi Bangladesh. Kunjungan kerja ini dimanfaatkan Marty untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara yang sudah terjalin erat sejak 1972.

Dalam pertemuan itu kedua menlu menyambut baik berbagai inisiatif untuk memajukan kerja sama bilateral di berbagai bidang. Di antaranya kerjasama perdagangan dan investasi, pertanian, pertahanan, pendidikan, ketahanan pangan, good governance, penanggulangan terorisme, riset dan teknologi, serta penanganan bencana alam.

"Kedekatan personal serta persahabatan Presiden Yudhoyono dan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina telah berkontribusi sangat besar terhadap penguatan dan pendalaman hubungan bilateral Indonesia dan Bangladesh. Pertemuan hari ini memberikan momentum baru yang sangat baik bagi kedua negara untuk melanjutkan kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang," kata Marty melalui siaran pers yang diterima JPNN, Jumat (15/3).

Selain membahas kerja sama bilateral, kedua menlu juga bertukar pandangan mengenai berbagai kerja sama kedua negara di forum regional maupun global. Pertemuan juga membahas soal masalah suku Rohingya di Myanmar.
 
Pertemuan bilateral juga menyepakati rencana pelaksanaan The Third Meeting of the Joint Commission for Bilateral Cooperation RI-Bangladesh di Bangladesh tahun 2013/2014 yang kan dipimpin menlu kedua negara. Dua pertemuan sebelumnya, masing-masing pada 2007 dan 2010, dipimpin oleh pejabat setingkat Dirjen.

Hasil pertemuan ikut menyepakati pertukaran nota ratifikasi masing-masing terhadap Agreement on Visa Exemption for Holders of Diplomatic/Services Passports yang ditandatangani kedua negara pada Agustus 2010. Selain itu kedua menlu sepakat mendorong upaya peningkatan kontak pejabat pemerintah serta pengusaha Indonesia dan Bangladesh termasuk melalui partisipasi pada berbagai pameran perdagangan di kedua negara dan  saling kunjung antar kamar dagang kedua negara. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Suksesi Xi Tanpa Sangsi

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler