Kunjungi Dapur Masuk Sekolah, Pj Gubernur Sumsel Tegaskan Terus Berupaya Atasi Stunting

Selasa, 24 Oktober 2023 – 06:25 WIB
Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengunjungi Dapur Masuk Sekolah yang diselenggarakan Kodam II Sriwijaya di SDN 118 Palembang, Senin (23/10). Foto: Dokumentasi Humas Pemprov Sumsel

jpnn.com, PALEMBANG - Penjabat Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengunjungi ‘Dapur Masuk Sekolah’ yang diselenggarakan Kodam II/Sriwijaya.

Program yang berisi informasi dan edukasi mengenai makanan sehat dan bergizi bagi anak-anak tersebut diharapkan dapat membantu penanganan stunting.

BACA JUGA: Pesan Pj Gubernur Agus Fatoni untuk Pemuda Sumsel: Jangan Berhenti Berkreasi!

Menurut Fatoni, kegiatan semacam ini harus terus dilakukan dan didorong agar anak-anak membiasakan diri dengan makan makanan sehat.

"Ini contoh baik, kami akan terus berupaya mengentaskan masalah stunting bersama-sama di Sumsel," ujar Fatoni saat meninjau ‘Dapur Masuk Sekolah’ yang dilaksanakan di SDN 118 Palembang, Senin (23/10).

BACA JUGA: Apresiasi Pembentukan RTTI di Sumsel, Pj Gubernur Agus Fatoni Sampaikan Harapan Ini

Pria asal Lampung tersebut mengatakan makanan sehat yang diberikan kepada siswa diharapkan menjadi stimulus untuk mengubah pola makan mereka sehari-hari.

Untuk itu, lanjut Fatoni berpesan, peran orang tua juga sangat penting dalam memenuhi kebutuhan anak.

BACA JUGA: Hari Santri 2023, Pj Gubernur Sumsel Dukung Kemandirian Pesantren

"Kalau orang tuanya terbiasa makan mi instan, anak juga akan ikut-ikutan makan makanan itu. Jangan pilih makanan enak, tetapi buatlah makanan sehat. Makan makanan enak juga tidak harus mahal, yang terpenting adalah sehat," tegas Fatoni mengingatkan.

Fatoni juga mengingatkan makanan tidak sehat dapat membuat tumbuh kembang anak terbatas dan tidak baik.
Hal tersebut dikhawatirkan bakal mempengaruhi generasi di masa mendatang.

Karena itu, kata Pj Gubernur Sumsel, dibutuhkan kedisiplinan untuk membiasakan makan makanan yang sehat.

"Kalau sudah terbiasa akan menjadi rutinitas di rumah dan lingkungan sekitar sehingga dengan selalu mengonsumsi makanan sehat, generasi kita juga akan sehat," kata Fatoni.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Yanuar Adil mengatakan Indonesia akan mendapatkan bonus demografi pada 2045 mendatang.

Dari 70 persen penduduk Indonesia merupakan anak-anak yang saat ini masih berusia 7-8 tahun.

Menurut Pangdam, program ‘Dapur Masuk Sekolah’ dinilai sangat penting bagi anak-anak.

"Program ini kami laksanakan di sekolah-sekolah yang orang tuanya berpenghasilan menengah ke bawah, karena jarang tersentuh makanan bergizi," Yanuar.

Yanuar menambahkan ‘Dapur Masuk Sekolah’ juga bertujuan membantu mengentaskan permasalan stunting, tidak hanya di Sumsel, tetapi juga di bawah naungan wilayah Kodam II/Sriwijaya.

"Kegiatan ini sifatnya sebagai pancingan untuk membantu permasalahan stunting. Selain di Sumsel, program ini sudah jalan di Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Babel yang ada di wilayah Kodam II Sriwijaya," sebutnya. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler