Kusor Dilaporkan Hilang, Ternyata Tewas Tergantung di Kebun

Rabu, 15 Agustus 2018 – 03:45 WIB
Personel Polsek Padang Bolak olah TKP di lokasi penemuan mayat di Desa Sipenggeng, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Paluta, Selasa (14/8). Foto: Asmar Siregar

jpnn.com, PALUTA - Penemuan mayat laki-laki di Desa Sipenggeng, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) bikin geger warga setempat, Selasa (14/8).

Saat ditemukan, mayat dalam posisi tergantung di pohon Karet milik warga.

BACA JUGA: Kiki Nekat Gantung Diri Saat Mertua Belanja dan Suami Kerja

Mayat yang tergantung itu, adalah bernama Kusor Harahap, 40.

Sebelum ditemukan tergantung, warga Desa Sipenggeng ini, telah dilaporkan hilang selama enam hari, sejak 8 Agustus.

BACA JUGA: Ibu Muda Ini Nekat Gantung Diri di Rumah Mertuanya

Baginda Suaduan, 60, yang pertama kali menemukan mayat mengatakan, saat mencari kayu manis di sekitaran kebun karet milik warga, dia tak sengaja mencium bau yang menyengat.

Kemudian dia berusaha mencari asal bau tersebut. Setelah mencari, akhirnya ia menemukan sesosok mayat dalam keadaan tergantung di batang pohon.

BACA JUGA: Gelagat Aneh Ayah Suruh Anak Bantu Nenek Jelang Tengah Malam

Atas temuannya itu, dia bergegas pulang dan melaporkan kejadian ke masyarakat dan pihak kepolisian.

Warga lainnya, Baginda M Harahap menambahkan, sudah lama pihak keluarga mencari keberadaan korban dan diakui semasa hidupnya juga mengalami gangguan kejiwaan.

Kanit Reskim Polsek Padang Bolak Ipda Doli Silaban dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat di Desa Sipenggeng, Kecamatan Halongonan.

Setelah mendapat informasi dari masyarakat, personel Polsek Padang Bolak bersama tim dokter dari Puskemas Hutaimbaru langsung meluncur ke lokasi temuan mayat untuk melakukan visum.

Ipda Doli menambahkan korban diduga murni melakukan bunuh diri karena hasil visum yang dilakukan tim dokter dari Puskemas Hutaimbaru tidak di temukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Diduga bunuh diri. Hasil visum pun mengatakan tidak adanya hasil kekerasan pada mayat,” pungkasnya.

Lanjutnya, berhubung oleh pihak keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan otopsi, dikarenakan berdasarkan riwayat, selama hidupnya korban mengalami gangguan kejiwaan. Jenazah korban pun lalu diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan. (ais)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Suami Hajar Istri pakai Cangkul, lantas Gantung Diri


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler