Ladang Ganja Seluas 1 Hektare Ditemukan di Gayo Lues

Sabtu, 16 Juli 2022 – 19:12 WIB
Polsek Terangun menyita barang bukti berupa pohon ganja dan 160 kilogram ganja siar edar. Foto: ANTARA/HO

jpnn.com, KUTACANE - Polisi menemukan ladang ganja seluas satu hektare di kebun warga Kampung Makmur Jaya Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Satu orang tersangka diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut.

“Dari temuan barang bukti itu, kami melakukan pengembangan keterangan dari tersangka, bahwa ia mengakui masih banyak menyimpan ganja di kebun miliknya," kata Kapolres Gayo Lues melalui Kapolsek Terangun Ipda Darwandi, Sabtu (16/7).

BACA JUGA: Kematian Brigadir J Penuh Kejanggalan, Komnas HAM Ungkap Soal Hal Ini, Tak Disangka

Penemuan ladang ganja tersebut bermula dari salah seorang pengedar ganja bernama A, 21, warga Kampung Makmur Jaya Kecamatan, Terangun, yang melakukan transaksi jual beli ganja.

Setelah informasi ini diterima, Polisi melakukan penyelidikan dan bergegas ke rumah tersangka serta menggeledah rumah tersebut dan menemukan barang bukti seberat 1 gram daun ganja kering dan beberapa butir biji ganja di saku celana serta tas ranselnya.

BACA JUGA: Trimedya Sebut Polisi Tak Terbuka Soal Barang Bukti Penembakan Brigadir J, Senjata & Proyektil

Menindaklanjuti keterangan dari tersangka, sejumlah petugas kepolisian Polsek Terangun, bergegas ke kebun yang dimaksud, dengan perjalanan menempuh selama lebih kurang 4 jam berjalan kaki.

Akhirnya setelah di lokasi, petugas menemukan barang bukti ganja sebanyak delapan goni atau setara dengan 160 kilogram.

Tak sampai di situ, petugas juga menemukan sebanyak 1.500 pohon ganja yang ditanam di lahan seluas satu hektare.

Selanjutnya petugas yang dibantu beberapa warga memusnahkan barang bukti ganja dengan mencabut dan membakar ganja di kebun tersangka.

BACA JUGA: Buntut Kasus Mas Bechi, Ponpes Shiddiqiyah Jombang Langsung Ditinggal Para Santri

Sementara barang bukti 160 kilogram ganja diamankan untuk barang bukti.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler