TOKYO - Lady Gaga tengah terbelit masalahKali ini tidak berkaitan dengan kostum dan dandanan yang nyentrik
BACA JUGA: Sandra Angelia, Keluarga Romantis
Pelantun Born This Way itu menghadapi gugatan lantaran dianggap memanfaatkan peristiwa gempa dan tsunami di Jepang Maret lalu sebagai ajang untuk memperkaya diri sendiriBACA JUGA: Semua Bilang Konser Kylie Oke
Dia dituntut membayar denda sebesar GBP 1,3 juta atau setara Rp 17,8 miliarGugatan itu didaftarkan oleh Racketeer Influenced and Corrupt Organization (RICO), sebuah lembaga independen yang memerangi korupsi di AS
BACA JUGA: Chris Brown Menangi Dua Kategori BET Awards
Mereka memperoleh laporan dari sejumlah fans yang merasa ditipu Gaga"Bintang lain mendorong fans menyumbang untuk lembaga resmi seperti Palang Merah Internasional atau semacamnyaTetapi, Lady Gaga membuat sendiri even charity dan tidak menyalurkannya," tuduh Ari Kresch, pengacara RICO, seperti dilansir Daily Mail
Itu semua berawal dari beberapa bulan lalu, ketika Gaga mencoba berpartisipasi menyumbang untuk korban tsunami JepangDi website resminya, penyanyi bernama asli Stefani Joanne Germanotta itu menjual wristband yang hasilnya "kata dia" akan disalurkan ke para korban di Negeri SakuraSebuah gelang dilabeli harga USD 5 atau sekitar Rp 43 ribuDalam 48 jam, sudah terkumpul dana GBP 156 ribu atau sekitar Rp 2,1 miliar.
Yang jadi problem bukan harga ituNamun, Gaga disebut-sebut memanipulasi pajak dan menaikkan ongkos pengiriman barang secara gila-gilaanBahkan, ada tuduhan, dia tidak menyerahkan semua hasil penjualan kepada para korban tsunamiGaga yang diwakili manajernya masih menolak berkomentarDia diberi waktu sebulan untuk menanggapi kasus hukum itu
Saat ini wristband tersebut masih dijual di merchandise situs ofisial GagaTulisannya, "Little Monsters (sebutan untuk penggemar Gaga, Red), tunjukkan dukungan kalian kepada Jepang dengan wristband We Pray for Japan iniPilih hargamu sendiri untuk menambahkan donasi di gelang kamu." (na/c10/ayi)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Geisha: Lagu dari dan untuk Fans
Redaktur : Tim Redaksi