Laga Berat PSM Makassar

Kamis, 14 Maret 2013 – 08:11 WIB
MAKASSAR - PSM Makassar membuat start buruk di kompetisi Indonesian Premier League (IPL) 2013. Tiga laga away yang dilakoni pasukan Petar Segrt berakhir dengan kekalahan, masing-masing dari Perseman 0-1, Persibo 0-2, dan Persepar 0-1. CEO PSM Rully Habibie menyikapi kekalahan beruntun ini dengan bijak. Kata dia, apa yang dialami PSM di awal kompetisi ini sungguh berat.

"Baru saja PSM Makassar menjalani laga terberat bagi sebuah klub yang ada di Indonesia yaitu menjalani tiga pertandingan away pertama di awal kompetisi," kata Rully kepada FAJAR (JPNN Group). 

Perjalanan selama 10 hari untuk menjalani pertandingan luar kandang itu tentu sangat melelahkan pemain, baik fisik maupun mental. Belum lagi masalah adaptasi dari satu tempat ke tempat lain.

"Hal tersebut tidak hanya memberatkan para pemain akan tetapi juga pihak perusahaan yang berusaha keras untuk bisa memberikan yang terbaik selama pertandingan away tersebut," sambung keponakan mantan Presiden BJ Habibie ini.

Rully kembali menegaskan bahwa faktor adaptasi, fisik dan mental pemain sangat berpengaruh terhadap kesuksesan setiap pertandingan yang dijalani PSM.

"Saya beserta seluruh manajemen dan juga seluruh masyarakat pasti mengetahui bahwa tim ini telah berusaha semaksimal mungkin tanpa menyerah. Selain faktor-faktor yang telah saya sebutkan tadi, juga ada kendala di faktor-faktor non teknisnya. Misalnya masalah administrasi pemain, ketentuan-ketentuan peraturan yang ada untuk ditepati dan lain sebagainya," tambah Rully.

"Kita tidak bisa melihat kekalahan di awal ini sebagai barometer atau patokan kita untuk ke depan, namun kita manfaatkan ini semua menjadi bagian dari introspeksi diri kita dan pemicu kita untuk bisa bekerja lebih keras lagi. Hasil maksimal tidak bisa didapatkan begitu saja tanpa kerja keras dan keinginan untuk berhasil," katanya lagi.

Rully yakin tim pelatih--mulai Petar Segrt, asisten pelatih Imran Ammirullah dan pelatih kiper Andi Ansar Abdullah-telah melakukan evaluasi dan memikirkan cara memperbaiki kelemahan tim. Karena itu, dengan dukungan semua pihak, dia optimistis Pasukan Ramang bisa bangkit lagi.

Rully mengajak segenap pecinta PSM memberikan dukungan langsung ketika Andi Oddang dan kawan-kawan menggelar laga home pertama melawan Persema, 27 Maret mendatang. "Ajak semua nonton di stadion. Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah tuan rumah yang baik, sopan dan sportif," tutup Rully.

Jenderal lapangan The Maczman, Andi Shyam Paswah Alam yang akrab disapa Coklat berjanji akan tetap memberikan dukungan kepada Petar Segrt dan pasukannya. "Beri kesempatan kepada coach Petar Segrt untuk menuntaskan pekerjaannya. Dia layak diberi kesempatan dan sebagai suporter kami akan memberi motivasi kepada tim dan pelatih untuk bangkit dan terus bekerja keras demi PSM. Kami yakin tim ini akan bangkit," tandas Coklat. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... SFC Makin Garang

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler